Jakarta,Suararepublik.news – Eks Menko Polhukam Wiranto kembali masuk ke lingkaran Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ironisnya, posisi itu membuat Wiranto malah ditendang partai sendiri.

Purnatugas sebagai menko, Wiranto kembali ke lingkaran Jokowi setelah dipercaya memimpin Dewan Pertimbangan Presiden. Dia dilantik pada Jumat (13/12/2019).

“Memang tidak mudah, tidak mudah untuk memberikan pertimbangan kepada presiden yang instrumen sangat lengkap. Tetapi 3,5 tahun ini saya terus mengikuti beliau. Paling tidak saya paham obsesi kenegarawanan beliau tentang negeri ini, saya juga sudah paham,” kata Wiranto.

Jabatan itu membuat Wiranto didesak mundur dari partainya. Adalah Ketua DPP Hanura Inas Nasrullah Zubir yang menyatakan Wiranto harus keluar dari partai setelah menjabat Wantimpres. Rujukannya adalah UU No 19/2006 tentang Dewan Pertimbangan Presiden.

Bagi Wiranto, dia tak harus mundur dari Hanura. Ini pertimbangan Wiranto.

“Yang dilarang dalam undang-undang itu jika menjabat sebagai ketua umum atau sebutan lain atau menjadi anggota badan pengurus harian. Selain itu, diizinkan,” kata Wiranto setelah menjalani serah-terima jabatan Wantimpres 2015-2019 kepada 2019-2024, seperti dilansir Antara, Senin (16/12).