Namlea, SuaraRepiblik,News – Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Namlea gotong royong kembangkan areal pertanian di dalam tembok Lapas, Selasa (31/8). Kegiatan yang diawali dengan melakukan pembersiahan rumput liar dan pembentukan bedeng sebagai media tanam dikoordinir langsung oleh Kepala Subseksi (Kasubsi) Keamanan dan Ketertiban (Kamtib), Supardi Djaya.

“Saat ini kita gerakan warga binaan kita untuk melakukan pembersihan pada beberapa areal  di dalam tembok yang sudah kita tentukan untuk dijadikan lahan pertanian sebagai sarana pembinaan kemandirian bagi WBP.” Ungkap Supardi.

Lebih lanjut Ia menjelaskan bahwa sebelumnya sudah ada beberapa areal kosong di dalam tembok Lapas yang sudah disulap menjadi lahan untuk bercocok tanam serta sudah menghasilkan beberapa produk sayur dan buah, “Sebelumnya kita sudah berhasil melakukan panen sayur dan buah pada beberapa areal yang sudah kita garap. Kangkung, Sawi, tomat, semangka sudah kita panen dari pemanfaatan lahan ini.” Tambahnya.

Salah satu WBP Lapas Namlea, Abubakar Masbait, mengatakan kegiatan pemanfaatan lahan kosong di dalam tembok ini sangat membantu WBP, terkhususnya WBP dengan Tindak Pidana Khusus (Pidsus), “Dengan adanya kegiatan-kegiatan seperti ini, sangat membantu kami. Ini menjadi sarana bagi kami untuk menghilangkan rasa jenuh, dan secara tidak langsung juga untuk meningkatkan serta memelihara kesehatan kami.” Ungkap pria yang lebih akrab disapa Buba ini.

Sementara itu, Selaku Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas III Namlea, Ilham, mengatakan kegiatan ini merupakan langkah lanjutan dari kegiatan-kegiatan yang sudah dilakukan Sebelum-sebelumnya oleh Lapas Namlea,  dan sekaligus sebagai optimalisasi dari kegiatan pemanfaatan lahan kosong di dalam tembok sebelumnya, “Pembinaan terus kita genjot, banyak hal yang harus kita lakukan perbaikan untuk memberikan pelayanan yang baik dan prima bagi WBP.” Pungkas Ilham.

Maluku(D2w)