.Denny Granada ( Ketua PWRI Tangerang Raya )

Suararepublik.news – Seiring permasahan PSU ( prasarana sarana utylitas ) mencuat kepermukaan, membuktikan bahwa Pemerintah Kota Tangerang melalui dinas terkait lalai dalam tugas serta kewengan dengan aset yang sudah dimiliki / bakal dimiliki pemerintah Kota Tangerang.

Mengenai PSU yang ada di perumahan Kota Tangerang, baik dinas dan pejabat yang terkait kiranya sangat  tidak mempunyai kecakapan atau kemampuan untuk membereskan setiap permasalahan tersebut.

Padahal menurut Denny Granada  sebagai aktivis tata kota dan lingkungan,  bahwa pemerintah daerah sudah diberikan peraturan yang mengatur tentang PSU yang didalamnya mengatur tentang tata cara perolehannya.

Namun apa yang patut dikata, hal ini tidak pernah sungguh-sungguh dijalankan oleh instansi dinas terkait untuk menata dan membereskannya.

Jika kita melihat dan mengkaji beberapa peraturan yang ada, sepertinya sudah dijelaskan dalam undang-undang Republik Indonesia nomor : 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara, pasal 23 tentang kewajiban pegawai aparatur sipil negara, yang juga diatur didalam Peraturan pemerintah nomor: 17 Tahun 2020 Tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil.

Sudah cukup sekiranya menurut penilaian Denny Granada, bahwa seharusnya pejabat yang dipercaya menjalankankan tugas kewajibannya harus mempunyai sikap serta keinginan untuk menciptakan etos kerja yang baik serta bertanggung jawab penuh atas segala tugas-tugas yang diberikannya.

Kesan acuh tak acuh serta saling lempar tanggung jawab berkaitan dengan tugas kewenangannya, bukanlah merupakan sebagai sifat  pejabat yang terpuji, apalagi hal hal kecil yang seharusnya tidak perlu di ungkit malah dijadikan tolak ukur atau dianggap sebagai bentuk penyelesaiannya, sungguh amat naif apabila hal tersebut benar terjadi adanya.

Dalam menjalankan segala tupoksinya ( tugas pokok dan fungsi ), sesungguhnya Walikota Tangerang sangat menginginkan dan menaruh harapan besar kepada pejabat yang dipercayanya agar bisa sungguh-sungguh mengemban amanat tugasnya, agar permasalahan aset pertanahan lahan PSU secepatnya diselesaikan.

Namun pada kenyataannya, sampai detik ini permasalahan aset pemerintah Kota Tangerang dalam bentuk lahan PSU (prasarana sarana utylitas) tak kunjung beres dan terselesaikan dan malahan semakin banyak menambah masalah.

Untuk itu hal itu, Denny Granada hanya mengusulkan pesan kepada Walikota Tangerang, agar pejabat yang menduduki jabatan sekarang baik esellon II maupun pejabat esellon III yang mempunyai hubungan erat dengan permasalahan PSU sebaiknya dilakukan pergantian, penyegaran agar segera tercipta keharmonisasian dilingkungan dinasnya.

Bukannya yang terkadang harus kerap ditemui, pejabat yang bersifat arogan serta acuh apabila diajak berbicara dan kiranya pejabat tersebut termasuk pejabat yang coba mencari aman dan mencoba lari dari tanggung jawab dari tugas pokok fungsinya. (Tupoksinya), Tegas Denny Granada ( RED )