SuaraRepublikNews.co.pulau buru – Pertambangan emas memang memiliki banyak manfaat untuk masyarakat khususnya di Kabupaten Buru, Provinsi Maluku, Senin (23/02/2021).

Pasalnya, salah satu sumber daya alam (SDA) yang dimiliki Kabupaten Buru adalah tambang emas yang terletak di dataran Teluk Kaiely. Namun sejak beberapa tahun lalu hingga sekarang ini belum juga di resmikan oleh pemerintah, baik pemerintah daerah maupun oleh pemerintah pusat.

Padahal lahan pertambangan tersebut dapat meningkatkan kegiatan ekonomi masyarakat serta memberikan pendapatan untuk daerah setempat.

Wakil ketua DPRD Kabupaten Buru dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Jalil Mukadar SP.Saat di temui awak media mengungkapkan, ada baiknya lokasi tambang emas  di Gunung Botak agar segera di resmikan oleh pemerintah.

“Sebab, dengan adanya pertambangan Emas di Gunung Botak memungkinkan masyarakat dapat menikmati hasil tambang serta meningkatkan kegiatan ekonomi masyakarat,” ungkapnya.

“Jalil dengan di resmikannya tambang emas Gunung Botak akan memberi lapangan kerja yang luas untuk masyarakat.“Karena ditengah berbagai kelesuan ekonomi yang melanda akibat pandemi Covid-19, maka di resmikannya lokasi tambang emas Gunung Botak merupakan solusi terbaik,” ungkapnya

Jalil menguraikan akibat pandemi Covid-19 terjadi pemangkasan anggaran terhadap kegiatan pembangunan yang dilakukan oleh berbagai dinas dilingkup Pemda Kabupaten Buru.“Termasuk anggaran perjalanan dinas anggota DPRD juga terkena pemangkasan,” tuturnya.

Jalil menambahkan saat ini kehidupan masyarakat semakin sulit dan roda ekonomi seperti tidak berkembang. Dikarenakan tidak adanya perputaran uang ditengah”  masyarakat sehingga daya beli masyarakat semakin menurun.

Menutnya dengan adanya kegiatan pertambangan, rakyat lebih jelas. Diharapkan akan memberikan sumbangsih baru dalam struktur pendapatan daerah berupa pajak dan atau retribusi. Sehingga penggunaan pendapatan daerah tersebut nantinya akan diperuntukkan untuk pembangunan dan lainnya,” jelas wakil ketua DPRD Buru.

Maluku. (Iw)