Tangerang, Suararepublik.news – Operasi Swab Rapid Test Antigen  dilaksanakan  Kecamatan Pinang Kota Tangerang-Banten, langsung dibawa ke rumah isolasi. Kamis 19 Mai 2021.

Kegiatan Operasi ini di laksanakan di Jl. KH.Hasyim Ashari pertigaan Pasar Bengkok dan berlangsung mulai pagi hingga siang hari.

Kegiatan dipimpin langsung Camat Pinang  “Kaunang” bersama dengan satuan Trantib Kecamatan, Koramil dan Polsek Pinang dan juga Dishub Tangerang Kota.

Tim Kesehatan terdiri dari pihak Puskesmas Kunciran dan Panunggangan  dipimpin oleh dr. Darsono  juga kepala Puskesmas Kunciran.

“Ada 6 orang  positif dan akan kita bawa ke rumah isolasi di Juru mudi” kata dr Darsono ketika dimintai keterangan tentang hasil Operasi Swab Tes Antigen yang sudah di lakukan.

Lanjut katanya, “Target kita memang memeriksa 200 orang pada hari ini, tapi hanya ada 113 yang selesai kami periksa. Dan 6 diantaranya positif Covid 19”. Pungkas dr Darsono.

Dari informasi yang digali oleh awak media, Camat Pinang setelah mengetahui ada warganya yang terinfeksi virus Covid 19 ini  meminta agar warga yang positif ini langsung dibawa ke rumah Isolasi Pasien Covid Juru mudi dan jangan sampai ada yang tertunda.

Pasien pun selanjutnya didata guna dilakukan contact tracing atau penelusuran kontak pasien pada orang di sekitarnya.

Jumiati salah satu pasien yang terindikasi positif Covid 19 ini mengaku tak merasakan apapun ketika hendak diperiksa. Dia beserta 3 anaknya mengaku tidak pergi kemana – mana dan hanya berlebaran di rumah saja bersama tetangganya.

Jumiati dan dua anak wanitanya terindikasi positif Covid 19. Sementara anaknya yang pria dinyatakan negatif.

Seorang ibu  lain yang juga dinyatakan positif menyatakan keheranannya karena anaknya  masih balita negatif sementara kesehariannya bersama dia.

“Kok bisa ya anak saya negatif. Kan selalu bersama saya” jelasnya.

Meski merasa bersyukur dia mengkhawatirkan keadaan anaknya jika dia harus menjalani isolasi karena tidak ada yang mengurus, keluhnya.

dr. Darsono meminta kepada para pasien yang terindikasi positif covid 19 menghubungi keluarganya guna mengantarkan keperluan pakaiannya selama diisolasi.

Hingga berita dimuat, Camat Pinang sendiri tidak dapat dimintai pendapatnya atas adanya 6 warga Pinang yang positif Covid 19, karena sudah lebih dulu meninggalkan pos pemeriksaan tanpa sebab, dan “ogah” memberikan  keterangan resmi kepada awak media.

(Team-7)