Tanggerang – TW seorang Aparatul Sipil Negara(ASN), yang bertugas di seksi pemerintahan kantor Kecamatan Kresek Kabupaten Tanggerang,beberapa waktu  lalu marah-marah kepada DR dan Ibunya.

TW mendatangi rumah kediaman mantan istri mudahnya sebut Diana yang beralamat di Kampung Bojong Desa Blukbuk Kecamatan Kronjo Kabupaten Tanggerang Propinsi Banten.

”  Mana Diana dia masih istri saya, karena dia masih masah ida,jadi masih tangung jawab saya, ko diperbolehkan pergi, ” dengan nada keras TW sambil gebrak meja dan diduga sambil memperlihat kan senjata api(senpi)untuk menakut-nakuti mantan mertuanya ini.

Kepada Media ini, DR menceritakan sedikit,terlihat masih troma.

” kami orang kecil,ko ditakut-takuti dan tidak sopan itu TW,sakit hati saya dan ibu saya, ” ucap DR.

sebelumnya ditempat berbeda, DW masih tetanga Diana, kepada Jurnalis ini bercerita.

” Ia Om itu TW maksa merebut HP saya,dia penasaran,karena status saya ada foto mantan istrinya bersama lelaki lain. Dia panas mungkin tapi ko gitu sih,seorang aparatur negara, ” jelas Dw yg tidak mau disebut dirinya ini.

Semntara Diana kepada Media ini mengatakan ” saya dan keluarga coba hub Bimaspol Bapak Rifki,tujuanya untuk meminta perlindungan hukum, ” kata Diana.

Lebih lanjut Diana mengatakan, itu senpi peningalan orang tuanya dan selama ini disimpan dan dikubur diempang.

”  menurut TW dia panas karena melihat tiktokan saya dengan lelaki lain. Dan menurut TW itu senpi sudah dititip ke akangnya yang tinggal diserang, ” jelasnya.

Ditempat terpisah Achmadi SH, Praktisi Hukum asal Tiga Raksa Tanggerang saat dimintai pendapatnya kepada Jurnalis ini mengatakan.

” ASN sampai saat ini masih ada peraturan pemerintah tentang perkawinan diatur dalam PP No 45 tahun 1990,perubahan atas PP No 10 tahun 1984, tentang izin perkawinan dan perceraian, seorang ASN, ” tegasnya.

Lebih lanjut bila diduga  TW seorang ASN melakukan atau melanggar PP tersebut, bahwa seorang ASN dilarang hidup bersama dengan wanita yang bukan istrinya atau dengan pria yang bukan suaminya sebagai mana suami istri tanpa ikatan.Apa lagi diduga TW dengan sengaja melakukan perkawinan sirih tersebut belum lama ini dengan wanita yang sama.

 ” bila diduga TW melanggar ketentuan tersebut diatas, ada beberapa sangsi dalam dua PP tersebut,antara lain.Pasal 14 PP Nomor 45 Tahun1990.ASN boleh menika lagi asal ijin istri pertama dan bila istri pertamanya tersebut dinyatakan oleh ahli tidak dapat lagi melayani layaknya suami istri normal atau sakit permanen, ” jelas Achmadi SH.

Saya berharap kepada  Bupati Tanggerang agar turun tangan apa lagi TW diduga memiliki senpi ilegal.

” barang siapa menyimpan,memiliki,mengunakan senjata api tanpa ijin,diancam kurungan 10 tahun kurungan atau penjarah, ”  jelas pengacara murah senyum ini.( Charles)