Hotel- hotel diParapat masih sepi akibat mahalnya tiket pesawat. Padahal jelang akhir tahun sudah mulai rame.

JaKarta,Suararepublik.news – Dibawh judul “Jadual Penerbangan amburadul dan harga tiket mencekik”. Demikian juga  menagemen hotel di Kawasan Danau Toba juga menyebutkan bahwa  turunnya turis ke danau Toba , biang keladinya adalah harga tiket pesawat mahal. Disejumlah hotel terjadi penurunan pengunjung yang signifikan , apalagi H.6 jelang lebaran , pengunjung masih sepi. Manager  hotel Niagara H.Manurung mengatakan , pengunjung masih sekitar 35 %.  Hotel yang cukup mewah di Parapat ini masih memiliki banyak kamar yang kosong , bahkan belum ada  yang memesan jauh- jauh hari. Kalo kami melihat  masih sepi, belum ada peningkatan yang signifikan ujarnya .

. Mudah- mudahan dengn Festifal Danau Toba (FDT) 

Kondisi  seperti ini juga dirasakan penulis sendiiri yag sudah dijelaskan pada edisi sebelumnya. Bahkan kata  RE. Nainggolan mantan Bupati Tapanuli Utara ini, lebih murah tiket pesawat ke Denpasar Bali ketimbang ke Silangit, , padahal  kedua destinasi itu masih kisaran  tempuh dua jam dari Jakarta. Kata dia. Turunnya tingkat hunian  hotel dikawasan wisata ini  juga disebabkn tragedi tenggelamnya KM. Sinar Bangun beberapa waktu lalu, selain itu longsor di jalan Nasional Parapat. Hal senada disampaikan manager Inna hotel Maryanto yang mengaku hingga 4 hari menjelag Natal pemesanan  kamar masih 75 dari 102 kamar yang tersedia. ( Ringo _