Tulungagung Butuhkan Wakil Bupati Yang Sangat Optimal

Tulungagung, Suararepubliknews.co- Anggaran Pendapatan Belanja Daerah ( APBD ) Kabupaten Tulungagung Tahun 2019 menjadi sorotan beberapa pihak. salah satunya Susetyo Nugroho yang tergabung di PKTP mengungkapkan “adanya Kekosangan kursi jabatan Wakil Bupati Kabupaten Tulungagung periode 2019 – 2024 yang sampai sekarang belum ada kejelasan siapa yang mengisi padahal hal itu termasuk tolak ukur dalam menjalankan roda Pemerintahan Daerah khususnya di Kabupaten Tulungagung. Diduga penganggaran yang sangat tidak normatif ( pemikiran dalam perspektif yang lain) dalam penganggaran APBD tidak akan lepas dari peran serta Eksekutif dan Legislatif, Eksekutif yang sangat berperan yakni Bapeda dan BPKAD, dan itupun dapat dipastikan semua angaran ( RAPBD ) harus melalui Kepala Daerah sebelum sampai di Legislatif. Dikarenakan perangkat Eksekutif masih belum lengkap, dengan belum adanya Wakil Bupati maka dalam RAPBD di duga sampai saat ini masih melenceng (laporan fiktif) ini masih di mungkinkan terjadi”.ujar Susetyo Nugroho (yoyok)

“Peran serta masyarakat dalam mendorong partai pengusung untuk segera menentukan wakil Bupati juga sangat berpengaruh” ujarnya

Mengakhiri pernyataannya beliau juga menyampaikan harapannya.

“Harapan kedepan dalam hal pengangaran pada Legislatif, banggar dan komisi – komisi yang membidangi lebih bekerja keras supaya tidak hanya berkas copy paste . Seperti pengalaman Tahun sebelumnya, maka dari itu kriteria Wakil Bupati agar segera dimunculkan oleh Partai – Partai pengusung dan kedepan yang jadi Wakil Bupati mampu mengurusi angaran sehingga bisa mendapatkan manfaat yang optimal”ucapnya. YPS