Jakarta, Juni 2021,Suara Republik News.com Bermula mendapat undangan dari teman jurnalis “Suara Peradilan”yang menyarankan agar dapat hadir dalam pertemuan tersebut, dengan naik ojol   mencari alamat syukuran tersebut,Akhirnya ketemu dan menunjukkan ID card kpd Panitia utk registrasi,namun panitia minta verifikasi undangan. sampai akhirnya saya temuin pak Qodari Penasehat komunitas Jok-Pro  utk memberikan dispensasi.agar ikut dalam syukuran/halal bilhalal dalam pertemuan komunitas Jokowi- Prabowo tersebut.

 Komunitas jok-Pro 2024 akan membentuk Sekretariat Nasional (seknas) Jokowi-Prabowo 2024  Sabtu (18/6/2021). Direktur Eksekutif Indo Barometer Muhammad Qodari, selaku pendukung dan pencetus Jokowi tiga periode dengan Prabowo Subianto sebagai cawapresnya, ikut menanggapi peluncuran seknas tersebut.

Pertama dikatakan Qodari, keberadaan seknas yang disebut sebagai organisasi itu merupakan wadah dari berbagai pihak yang menyambut ide dan gagasan Qodari menyoal Jokowi-Prabowo untuk 2024.

Dalam wawancara dengannya (Qodari-red)Jokowi bilang bila ada mengusulkan saya 3 periode, sama saja menampar muka saya, bagaimana itu?tanya Suara Republik News.com, Qodari menjawab tidak apa-apa,sebagai warga negara kita berhak memberi ide dan  gagasan , biar masyarakat tau dan menilainya. Siapa saja pembicara  diperhelatan ini ?  ada sekjen, ketua umum Baron Danardono( mantan PAN) dan dari Daerah lain ujarnya. Lebih lanjut kata Qodari, Seknas Jokowi-Prabowo 2024 itu diketuai relawan/simpatisan CabeRawit. Menurutnya organisasi dan simpatisan beraneka ragam, mulai dari formal dan informal.

Qodari direktur eksekutif IndoBarometer( penasehat JokPro)  dan  Baron Danardono(Ketua umum) komunitas JokPro sedang diwawancarai para wartawan.( dok : ring-o)

Menurut Qodari, direktur exekutif Indo Barometertan ini penambahan masa jabatan tiga periode bukan hanya menyoal Jokowi untuk memimpin kembali. Dia membayangkan dan mengantisipasi Pemilu 2024, calon presidennya ialah Jokowi dengan Prabowo. “Jadi tepatnya sebetulnya bukan Jokowi tiga periode, tapi Jokowi-Prabowo 2024 itu tagline saya. Saya proklamirkan nih Jokowi-Prabowo 2024 begitu,” kata Qodari. Penasehat Komunitas Jokowi-Prabowo 2024 M Qodari dan Ketua Umum Komunitas Jokowi-Prabowo 2024 Baron Danardono, saat syukuran Sekretariat Nasional di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Sabtu,18/6/21.

Ia beralasan kekhawatiran adanya polarisasi yang semakin mengeras menuju 2024. Penggabungan Jokowi dan Prabowo, ia nilai bisa mengatasi ini. Apalagi, ia melihat kondisi politik stabil karena banyak Partai politik besar telah bergabung.

Adapun Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, mempertanyakan keberadaan relawan yang mengatasnamakan Komunitas Joko Widodo atau Jokowi dan Prabowo Subianto, untuk maju di Pilpres 2024 mendatang. Ia melihat gerakan ini tak sejalan dengan visi Jokowi sendiri yang sempat menolak maju kembali. Ia mengatakan gerakan ini terkesan mencari celah di tengah kecenderungan partai politik yang mudah dijinakkan atas nama soliditas. Hal ini, kata Adi, terlihat dari nyaris tak adanya partai yang lantang menyatakan penolakan jabatan presiden 3 periode.( ring-o)