Suararepublik.news Tulungagung 21/07/2020,,Pada saat penelusuran di lapangkan beberapa awak media dari suararepublik.news dan juga Fosmad menemukan pengerjaan Pafing yang tepatnya di desa Ngujang kecamatan Kedungwaru kabupaten Tulungagung yang pemasanganya terlihat bergelombang (tidak rata),banyak yang pecah dan Tanpa Papan nama pengerjaan

Rusmiati selaku ketua Rt setempat menjelaskan bahwasanya Pembangunan jalan pafing tersebut dikerjakan pada tahun 2020 ini dengan mengunakan Dana Desa

Namun Siswandi,St yang merupakan Kepala desa Ngujang,saat ditemui dikantor balai desa untuk dimintai keterangan terkait Pengerjaan dan siapa TPK dalam Pembangunan tersebut beliau tidak dapat menjawab,namun Beliau malah mengeluarkan Amplop putih dari dalam saku celananya yang diberikan pada salah seorang awak media dengan alasan sebagai Uang jalan namun ditolak oleh keseluruhan awak media yang ikut serta dalam ruang kepala desa

Selain keterangan dari ketua Rt dan Kades,, Eko Yulianto selaku Sekertaris Desa Ngujang juga menjelasan bahwasanya Pembangunan jalan Pafing yang berada di Rt 02 Rw 01 dan Rt 02 Rw 05 dengan panjang keseluruhan dari dua titik  merupakan pengerjaan fisik yang dialokasikan dari Dana Desa Tahun 2020 pencairan tahap 1 sebesar Rp 198.000.000,00 (Seratus sembilan puluh delapan Juta rupiah)

Namun saat ditanya  mengenai perihal pemasangan dan juga papan nama,Eko menjelasanya bawasanya  setelah ada informasi dari awak media suararepublik.news dan Fosmad dari pemerintahan desa langsung menginformasikan kepada TPK untuk membenahinya,dan keterkaitan pesangan papan nama dalam penjelasannya beliau menegaskan bahwasanya dulu sudah dipasang namun karena banyaknya Kera (monyet)  yang berada diseputaran jalan tersebut maka Papan nama yang sudah terpasang Hilang dibawa lari oleh Kera- kera Tersebut

Diakhir pungkasnya,Eko berterimkasih atas segala informasi terkait pembagunan Pafing tersebut dan beliau menawarkan kembali agar Amplop putih yang dari Kepala desa supaya kami terima,namu tetap kami tolak,,….. Yps/Kbt