Suararepublik.news Tulungagung 22/06/2021,Hilangnya Suwito ( Mbah Bancet) seorang nelayan yang sedang memancing di perairan pantai Brumbun pada tanggal 18/06/2021  yang sempat dilakukan pencarian selama beberapa hari oleh tim gabungan dari Basarnas,Basarta,Posmat TNI AL Tulungagung serta potensi Sar lainnya akhirnya menuai hasil

Namun sayangnya Korban ditemukan dalam kondisi mengambang di permukaan air laut (Meninggal dunia),pada hari senin sekitar pukul 19.00 wib seorang nelayan pantai Sine yang hendak pulang dari mencari ikan dikejutkan dengan adanya mayat yang mengambang dipermukaan laut,namun karena takut nelayan tersebut langsung bergegas pulang untuk memberitahukan hal tersebut kepada warga setempat.Setelah dilakukan pencarian namun karena besarnya ombak diseputaran pantai Sine mayat tersebut menghilang terbawa arus.Sebagai mana yang di ungkapkan oleh Edy Kuswoyo selaku ketua Basarta Tulungagung

“Apalah daya Kuasa  Tuhan yang menentukan,pada selasa (22/06/2021) sekitar pukul 06.30 wib Mayat tersebut kembali muncul di permukaan air laut perbatasan wilayah Pantai sine kecamatan Kalidawir dan wilayah kecamatan Tanggunggunung,karena melihat kondisi jalan raya menuju pantai Brumbun sangat sulit maka proses evakuasi tidak dibawa kedaratan namun melalui Laut sehingga memperlambat  proses evakuasi untuk sampai kedaratan pantai Brumbun desa Ngrejo”.jelas edy

Lanjut,”Sekitar pukul 09.30 wib jenasah sampai dipesisir pantai Brumbun,

Tanggis haru menyelimuti pihak keluarga,sanak saudara hingga Tetangga menyambut kedatangan Jenasah almarhum Suwito (Mbah Bancet),Setelah dilakukan mediasi dan Prosesi pembersihan jenasah dari pihak keluarga,Aparatur desa serta tim inafis polres Tulungagung sekitar Pukul 12..30 wib jenasah dimakamkan”.pungkas….Yps/Kbt