Suararepublik.news – Tulungagung 29/05/2021,,Pameran pertanian program Yess di adakan di SMKN 1 tulungagung di masa pandemi covid-19 dengan mengundang ratusan siswa dan juga dihadiri Solikin kepala cabang dinas pendidikan propinsi wilayah tulungagung.

Muhari selaku kepala sekolah berkenan memberi pernyataan terkait acara tersebut setelah sebelumnya beberapa awak media dihalangi untuk meliput acara tersebut.

“kegiatan ini sebagai bentuk pengenalan tentang bidang pertanian beserta alatnya untuk menumbuhkan minat kepada anak didik,sedangkan untuk undangan yang hadir sebanyak 200 siswa SMP dan Mts”jelas Muhari.

Terlihat banyak pengunjung yang datang atas undangan tersebut berada dalam satu ruang tanpa ada jarak sesuai protokol kesehatan yang berlaku,ketika hal tersebut ditanyakan beliau (Muhari )menerangkan bahwa semuanya sudah sesuai aturan.

“Semua sudah ada ijinnya dari gugus covid dan seperti itulah yang sesuai prokes”jelas muhari.

Ada hal yang menggelikan ketika kegiatan tersebut terkesan tergesa untuk diselesaikan oleh pihak panitia setelah  gugus covid-19 kabupaten mendatangi kegiatan tersebut atas adanya aduan masyarakat.

Mukmin selaku ketua panitia kegiatan tersebut menjelaskan sambil menunjukkan ruangan tempat kegiatan tersebut berlangsung atas permintaan dari Eko selaku tim satgas covid-19.

“pesertanya sekitar 150 orang yang terdiri dari siswa baru dari kapasitas ruangannya sekitar 200 orang”jelas mukmin yang menurutnya sudah sesuai prokes dari 50 persen kapasitas ruangan.

Peringatan keras dikeluarkan pihak gugus covid-19 setelah investasi langsung kepada pihak panitia maupun kepala sekolah atas temuan yang didapat.

“Bukan lagi asas praduga tapi sudah ada buktinya bahwa kegiatan tersebut dalam pelaksanaannya tidak sesuai prokes,meskipun saat kita datang kegiatan sudah selesai misal deretan kursi yang saling berimpitan tanpa adanya jarak sesuai prokes serta deretan kursi yang seperti baru ditata diruangan lain sesuai jarak sekitar satu meter”jelas Eko baik dihadapan mukmin maupun Muhari.

“Untuk selanjutnya kita minta perwakilan dari pihak panitia untuk memberi penjelasan di kantor satgas covid-19 kabupaten terkait kegiatan tersebut,serta kami minta pihak panitia maupun kepala sekolah lebih kooperatif lagi”pungkas eko…Yl/Kbt