Gunungsitoli, Suararepublik.news – Kegiatan sosialisasi rencana pelaksanaan kegiatan belajar tatap muka dilaksanakan pada hari Senin, 04 Januari 2021, pada pukul 10.00 wib di ruang pertemuan SD Tohia jalan Maena No.1 Gunungsitoli.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh kepala sekolah, guru, pegawai dan orang tua murid dengan menerapkan protokol kesehatan.

Kepala sekolah Hias bersih Dakhi, S.Pd. SD menyampaikan pertemuan tersebut dilaksanakan untuk mensosialisasikan proses belajar tatap muka di tengah pandemi covid 19, karena situasi masih belum normal. Proses pembelajaran Pada semester genap tahun 2021 diupayakan untuk belajar tatap muka dengan mengikuti protokol kesehatan yang sudah dianjurkan oleh pemerintah,  bila orang tua setuju untuk proses belajar tatap muka maka diharapkan untuk menandatangani surat pernyataan tentang orang tua mengizinkan anaknya untuk belajar tatap muka. Bila sudah setuju maka ada beberapa hal yang harus diketahui bersama yaitu :

1. Setiap kelas akan dibagi dua kelompok yaitu kelompok A dan kelompok B. Kelompok A akan belajar pada hari Senin, Rabu dan Jumat. Kelompok B akan belajar pada hari Selasa, Kamis dan Sabtu, artinya setiap siswa akan belajar disekolah selama 3 hari dalam seminggu.

2. Setiap siswa dipastikan oleh orang tua dalam keadaan sehat, bila kurang sehat sebaiknya belajar dirumah.

3. Setiap siswa wajib mematuhi protokol kesehatan pakai masker, cuci tangan jaga jarak.

4. Setiap siswa wajib membawa ( makanan dan minuman, jajan ) karena kantin tidak dibuka dan siswa tidak diperkenankan untuk keluar ruangan selama berada dilingkungan sekolah.

5. Orang tua diharapkan antar dan jemput anak tepat waktu.

Dalam diskusi beberapa orang tua murid menyampaikan pendapat bahwa mendukung program sekolah untuk belajar tatap muka dengan sistem sift dengan menandatangani surat pernyataan yang telah disediakan oleh sekolah.

Kepala sekolah Hias Bersih Dakhi, S.Pd, SD, mengucapkan terima kasih kepada seluruh orang tua yang mendukung proses belajar tatap muka, namun ia tetap menghimbau supaya tetap semangat dalam menjalani situasi yang sedang terjadi, dan juga menghimbau supaya senantiasa berdoa kepada Tuhan supaya kita berada dalam perlindungannya pungkasnya mengakhiri.

(ES).