Namlea, SuaraRepublik.News– Satu Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Namlea berinisial AB (34) dibebaskan setelah selesai menjalani masa pidananya, Rabu (8/9). Sebelumnya, AB dinyatakan bersalah oleh Hakim Pengadilan Negeri Namlea setelah melakukan tindak pidana penganiayaan dan divonis lima bulan penjara.(9-september/2021)

Selaku Kepala Subseksi Admisi dan Orientasi, Valda Rilona Sopacua, menerangkan AB dikeluarkan setelah selesai menjalani masa pidananya atau dengan kata lain bebas murni. “Selama di Lapas, AB diketahui berkelakuan baik, setiap kegiatan pembinaan juga dia mengikutinya dengan tekun,” ujar Valda.

Lebih lanjut, Valda berpesan agar AB tidak lagi mengulangi perbuatan-perbuatan yang melanggar hukum lainnya ketika kembali di tengah-tengah masyarakat. ”Pesan saya, jangan lagi ulangi apa yang telah diperbuat. Ini jadi pelajaran untukmu ke depan, sebelum bertindak pikirkan dulu konsekuensinya,” pesan Valda seraya menyerahkan Berita Acara Pengeluaran AB.

Sementara itu, selaku Kepala Lapas Namlea, Ilham, menegaskan AB dapat menerapkan segala proses pembinaan yang diterimanya di Lapas Namlea di tengah-tengah masyarakat nantinya. Hal ini tentunya bagar dapat mengubah mindset masyarakat terhadap mantan.

“Ketika di luar, tunjukkan yang baik. Tunjukkan kepada masyarakat bahwa mantan narapidana itu tidaklah buruk. Tunjukan bahwa selama di dalam Lapas, kamu dibina dengan baik,” tegas Ilham. (prv)

Maluku(D2w(