SUARA REPUBLIK NEWS – 05/12/2020 Rencana penertiban para pedagang di sepanjang jalan raden fatah yang di kenal dengan sebutan PASAR LEMBANG yang terletak di wilayah KEC.CILEDUG kota tangerang banyak di keluhkan oleh para pedagang.

Rencana pemkot tangerang yang akan menertibkan para pedagang yang memanfaatkan bahu jalan di sepanjang jalan raden fatah, di benarkan oleh pemkot   tangerang melalui SATUAN POLISI PAMONG PRAJA KOTA TANGERANG .

Dengan di layangkannya SURAT TEGURAN DAN PERINGATAN oleh intansi tersebut mulai dari surat teguran ke satu sampai dengan surat teguran ketiga yang di tunjukan untuk para pedagang yang berjualan di sepanjang bahu jalan.

Karena di anggap mengganggu ketertiban umum dan penyebab terjadinya kemacetan yang di keluhkan pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat…

Ketika awak media suara republik news dan di dampingi oleh awak media info investigasi mendatangi para pedagang dan menanyakan terkait rencana penertiban di pasar lembang,, datang salah seorang PERWAKILAN PEDAGANG YANG BERNAMA: HAJI MULYADI,, yang merupakan juga tokoh pemuda setempat,, beliau membenarkan rencana pemkot tangerang untuk pertiban para pedagang…

Beliau mengungkapkan” pada dasarnya saya tidak punya kepentingan dan kapasitas untuk melindungi para pedagang di sini,, silahkan saja satpol pp menggusur atau menertibkan para pedagang (tuturnya),,,

“TAPI PERLU DI GARIS BAWAHI,, KALAU MAU DI TERTIBKAN JANGAN HANYA SEBAGIAN SAJA….!!!”

Lebih lanjut pak haji mul menyatakan berdasarkan surat peringatan yang di kirimkan satpol pp kota tangerang,,, yang di tertibkan CUMA YANG ADA DI DEPAN SMPN 28 SAJA,,, ADA APA DI BALIK ITU SEMUA…..???

itu semua tertuang di dalam bunyi surat perintah pengosongan lahan dan lahan tersebut milik pemkot tangerang….

Masih menurut haji mul,,””SETAU SAYA LOKASI YANG SEKARANG DI TEMPATI SEKOLAH SMPN 28 DAHULUNYA MILIK PT LAKABEL,,

PT DIAN BERMAKNA,, DAN PT LAGUNA,, luasnya sekitar 4000 meter juga termasuk yang di tempati para pedagang…

Lahan tersebut juga di akui oleh PT.CILEDUG LESTARI bahkan sampai seluas 27 ha,, sekarang telah menjadi milik pt ciledug lestari….

Saat awak media republik news di dampingi awak media info investigasi BAPAK ANWAR mengkonfirmasi terkait kepemilikan pt ciledug lestari atas lahan pasar lembang melalui BAPAK MUSLIH SELAKU SALAH SEORANG KUASA dari pt ciledug lestari melalui via SELULER (ponsel) beliau membenarkan kalau lahan tersebut milik PT. Ciledug Lestari termasuk lahan yang berada di depan sekolah smpn 28,,, ungkap pak muslih.

Para pedagang pasar lembang tidak merasa menguasai lahan tempat mereka berdagang “KAMI HANYA MENCARI SESUAP NASI,, dengan berdagang di sini dalam keadaan situasi pandemi covid “KELUARGA BUTUH NAFKAH PAK,, UNGKAP PARA PEDAGANG” untuk beli kios kami tidak punya uang,, dengan terpaksa kami berdagang di bahu jalan. Kata ibu juriah salah satu pedagang di pasar lembang.”

Berdasarkan bukti-bukti sejarah,, bahwa dahulunya pasar lembang merupakan perkebunan karet milik PT.PERKEBUNAN XI ,, di dukung keterangan dari para tokoh sejarah yang masih HIDUP,,membenarkan fakta sejarah tersebut,, ENTAH BAGAIMANA ASAL MUASALNYA SEHINGGA ORANG-ORANG TERSEBUT MERASA MEMILIKI DAN MENGUASAI LAHAN YANG BERADA DI PASAR LEMBANG,,, DAN SURAT APA YANG  MENJADI DASAR JUGA ALAS HAK KEPEMILIKAN MEREKA…..????

Berdasarkan informasi dari beberapa pihak,,, ada beberapa pemilik yang menguasai lahan pasar lembang tersebut,, di antaranya : AHLI WARIS TB.ALWANI,,,ODANG,,,AHMAD,,,menurut informasi dasar kepemilikan mereka adalah SERTIFIKAT,,, sedangkan sampai saat ini tanah EXS PERKEBUNAN XI,,, YANG BERADA DI PASAR LEMBANG DI KUASAI PT CILEDUG LESTARI. Berdasarkan bukti kepemilikan SERTIFIKAT.

Semestinya yang perlu di lakukan oleh pemerintah kota tangerang adalah memberi solusi dan saran terkait aset yang berada di pasar lembang kec.ciledug,,, yang sampai saat ini pengelolaannya menjadi ajang rebutan  OKNUM YANG MENGAKU DIRINYA DARI KALANGAN ORMAS,,,PREMAN,,, BAHKAN PIHAK PEMERINTAHAN.

(ILHAM &YUNI,,ANWAR)