Suararepublik.news Tulungagung 03/05/2021,,Berawal dari  kesempatan yang diberikan oleh Dinas Pertanian provinsi Jawa Timur kepada LSM Cakra untuk menjembatani  tentang Bantuan benih jagung bagi petani dikabupaten Tulungagung,maka pada hari senin (03/05/2021) Susetyo nugroho (Yoyok) selaku dewan kehormatan Lsm Cakra serta Totok yulianto selaku ketua LSM Cakra mendatangi Dinas Pertanian Kabupaten Tulungagung untuk menawarkan usulan program dari dinas Pertanian provinsi,namun bukan kebahagian yang mereka dapatkan melainkan pernyataan yang mengecewakan dari Kemi durachman selaku Kabid produksi tanaman pangan,sebagamana yang diungkapkan oleh Yoyok

“Saya sangat kecewa sekali,ketika kami menawarkan bantuan dan menjembatani usulan program bantuan benih jagung dari Dinas Pertanian Provinsi Jawa timur sebagai bentuk kepedulian pada petani dan sudah kami jelaskan bahwa kami tidak akan ikut serta dalam pengadaan dan distribusi,berketepatan lembaga kami(Lsm Cakra) diberi kesempatan untuk membantu mengajukan permintaan bantuan benih jagung seluas – luasnya untuk petani di Tulungagung.Namun mereka menolak mengajukan atas nama Dinas pertanian Kabupaten Tulungagung,padahal syarat pengajuan adalah mencantumkan CP/CL dan hanya Dinas terkait yang memiliki data tersebut.Saya hanya menyimpulkan bahwa mereka (Dinas terkait) tidak mempunyai inisiatif dalam pengajuan kecuali hanya menunggu perintah pengajuan dari Dinas diatasnya atau sporadis dari kelompok tani yang dekat dengan dinas karena kelompok tani tidak tahu tentang adanya bantuan dari Dinas kecuali hanya menerima”,Jelas yoyok

Begitu juga yang ditambahkan Totok selaku ketua LSM Cakra,”Kami sangat kecewa atas sikap dari Yang terhormat bapak Kemi selaku kabid produksi tanaman pangan,yang mana beliau hanya menunggu bola terkait adanya program dari Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur mengenai bentuan benih jagung.Padahal itu semua demi kesejahteraan petani, yang mana melihat betapa mahalnya jika petani membeli benih jagung saat ini,Kreatif dari pejabat khususnya dinas pertanian sangat menentuksn nasib para petani”,Tegasnya….Yps/Kbt