Wahana Lingkungan Hidup Jawa Barat (WALHI Jabar) sesalkan keberadaan proyek Meikarta. Soalnya mega proyek Meikarta Bekasi itu diduga kuat tidak ada dalam rencana tata ruang dan wilayah termasuk dalam lampiran peta rencana wilayah.

Demikian Direktur Eksekutif Walhi Jawa Barat Dadan Ramdan seperti diberitakan gresnews.com (21/08 2017). Proyek Meikarta di wilayah Cikarang, Kabupaten Bekasi Jawa Barat yang dibangun pengembang Lippo Group itu diduga melanggar hukum tata ruang dan lingkungan hidup.

Mega Proyek Meikarta Diduga Tak Ada Dalam RTRW?

“Memang, benar bahwa dalam RTRW Kabupaten bekasi ada fungsi pengembangan wilayah di wilayah Cikarang tapi bukan untuk pembangunan proyek kawasan perkotaan Meikarta LIPPO grup seluas 2.200 ha,” terang Dadan.

Tidak hanya RTRW, mega proyek Meikarta juga harus sesuai dengan Rencana Detail Tata Ruang Kota (RDTRK) dan memiliki Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan Hidup (RTBL).

“Setahu kami, proyek meikarta belum berdasarkan pada dokumen RDTRK dan belum memiliki RTBLnya, berdasarkan informasi malah RTRW dan RDTR Kabupaten Bekasi masih dalam proses revisi,” terang Dadan.

Proyek Meikarta Bekasi Kantungi Izin Amdal, Sudah Cukup?

Lalu, Lanjut Ramdan, untuk pembangunan sekelas dan sebesar Kota Meikarta tidak bisa izin lingkungannya hanya sebatas Amdal (analisis dampak lingkungan) saja. Harus ada Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS). ÔÇťApalagi kalau amdal-amdalan,” katanya.

WALHI Jabar sangat menyesalkan soal ini. Kenapa jgua perizinannya belum jelas, tapi realitanya aktivitas pembangunannya terus berjalan, bahkan sampai proyek Meikarta sudah dipromosikan secara besar-besaran.

WALHI Jabar menghimbau pihak-pihak terkait seperti Pemerintah Kabupaten Bekasi dan Pemprov Jawa Barat untuk segera melakukan audit investigatif yang menyeluruh atas mega proyek Meikarta Bekasi yang sedang berjalan.

Seperti diketahui, proyek pembangunan Meikarta sudah dijalankan sejak tahun 2015. Artinya sudah dua tahun pembangunan tersebut berjalan hingga sekarang, dengan total luas kota yang dibangun sebesar 2.200 ha, setara dengan luas 3 kecamatan di perkotaan. Kota Meikarta adalah kota baru yang akan dibangun setelah Jababeka, Delta Mas dan Suryacipta di wilayah Bekasi-Karawang Provinsi Jawa Barat.