Suararepublik.news – Pengelolaan dan pengolahan sampah terus menjadi perhatian khusus di Desa Pondok Jaya, Kecamatan Sepatan, melalui program pemberdayaan yang nantinya akan masuk ke Badan Usaha Milik Desa (Bumdes).

Sampah merupakan barang sisa atau buangan yang memang sudah tak bisa dipakai lagi. Tentunya, sampah sangat merugikan apabila tidak dikelola secara saniter (baik dan sehat) karena akan mengakibatkan pengotoran lingkungan, pencemaran terhadap sumber air, tanah, tempat berkembangbiaknya bibit penyakit, dan bisa sebagai penyumbat air yang bisa menimbulkan banjir.

Tak hanya itu, sampah pun bisa merusak keindahan desa dan dapat menimbukan bau yang tidak sedap. (polusi sampah).

“Program pemberdayaan pengelolaan dan pengelohan sampah ini bisa benar-benar mampu menyelesaikan persoalan sampah, sehingga desa bersih dan sehat,” kata Sekdes Desa Pondok Jaya H.Muhammad Taufik, Kamis (17/1/2020).

H.Muhammad Taufik mengatakan, setiap rumah akan dikasih kantong plastik sampah, yang kemudian diambil oleh petugas, nah dari situ dipilah mana sampah plastik dan mana sampah yang bisa dikelola untuk membuat pupuk.

“Nantinya kita berkerjasama dengan Badan Usaha Milik Desa berinovasi untuk megelola sampah menjadi produk bernilai ekonomi seperti pupuk organik cair dan padat,” ucapnya.

Dikatakannya, kedepan kalau sudah maju baru setiap rumah akan di taro tong-tong sampah, sementara ini baru kantong plastik.

“Tentunya program ini tanpa didukung semua warga tidak ada artinya, oleh karena itu program pemberdayaan desa pondok jaya harus didukung, kampung menjadi bersih lingkungan pun menjadi sehat,” tandasnya.(Samsul)