SuaraRepublik.News, Maluku-Polsek waiapo bersama polres pulau buru melakukan pembersian bekas tambang emas ilegal desa gogorea pada hari Sabtu tanggal 13 Juli 2020.

Personil yang melaksanakan Team Polsek Waeapo.Ipda Zainal (Kapolsek Waeapo)

Bripka Muhamad Wabula (PS. Kanit Intel).Brigpol Mirta ( Brig SPKT).Brigpol Edward Carli (Brig SPKT).Briptu Slamet Mujianto (Brig Unit Intelkam)

Team Sat Intelkam Polres P. Buru

Iptu Sirilus Atajalim (Kasat Intelkam)

Bripka Irvan Laridu (PS Kanit II Sat Intelkam).Brigpol Faruk Umasugi (Brig Sat Intelkam).Briptu Alfian Ilyas (Brig Sat Intelkam)

Pelaksanaan kegiatan tersebut

Pada pukul 11.40 wit, team Polsek Waeapo yang dipimpin Kapolsek Waeapo Ipda Zainal tiba di lokasi tambang tepatnya di belakang mesjid Desa Gogorea yang dicurigai sebagai tempat kegiatan penambangan emas ilegal, pada saat tiba, Kapolsek Waeapo bersama team tidak menemukan ada aktifitas penambangan emas ilegal, namun masih menemukan alat/barang bekas kegiatan penambangan emas ilegal dengan cara tembak larut, dan diperkirakan alat/barang tersebut baru selesai digunakan 1 hari lalu.

Pada pukul 12.00 wit, team Satuan Intelkam Polres Pulau Buru yang dipimpin oleh Kasat Intelkam Iptu Sirilus Atajalim tiba dilokasi penambangan emas ilegal dan bersama-sama dengan team Polsek Waeapo untuk mencari para pelaku di sekitar lokasi tambang, namun team tidak menemukan para pelaku penambangan emas ilegal, sehingga team melakukan pemusnahan barang bukti yang ditinggalkan dengan cara dibakar pada TKP dengan tujuan barang2 tersebut tidak bisa digunakan lagi.

Pada pukul 13.30 wit kegiatan selesai dan team kemudian meninggalkan lokasi tambang emas.Dari Hasil kegiatan Tidak ditemukan adanya kegiatan penambangan emas ilegal, namun masih ditemukan ada bekas kegiatan penambangan emas yang diperkirakan terjadi 1 hari lalu.

Tidak ditemukan pelaku

Ditemukan barang bukti sisa kegiatan penambangan sebagai berikut yakni  dua (2 )set alat seluncur air yang terbuat dari bambu.dua (2)unit mesin alkon

Duapulu (20 )buah Karpet.enam (6 )buah gabang (selang air) dengan panjang masing-masing gabang -+50 meter.

Langkah yang dilakukan

Melakukan pemusnahan barang bukti pada TKP dengan cara dirusak dan dibakar.Melakukan pencarian para pelaku disekitar TKP.Melakukan himbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan aktifitas penambangan secara ilegal.( Weal )