Suarerepubliknews,  Kota Tangerang – Terungkapnya Kasus Pencurian Laptop di terminal 3 domestik b

Bandara Soetta merupakan berdasarkan laporan korban Mochamad Arif Rochman (41) tahun ke Jelian team unit Garuda Polres Bandara Soetta.

Ditangkapnya pelaku. ZN (28) bermula saat dirinya menjual hasil curiannya melalui medsos milik korban (pelapor) yang tertinggal di Ruang tunggu keberangkatan Gate 17 Terminal 3 Soekarno Hatta.

Saat itu korban berniat terbang ke luar Kota dengan tujuan Jambi menggunakan pesawat citilink dengan nomor QG 966 dalam rangka kerja pada Senin 30 November 2020.

Korban yang menunggu jadwal keberangkatan di Gate 17. Terminal 3 Domestik memanfaatkan waktunya dengan mencarger laptop tipe Dell Latitude 5300 miliknya.

Korban baru tersadar Laptop miliknya tertinggal di Bandara Soeta setelah dirinya tiba di Jambi.

Berkat kerja keras  jajaran Satreskrim

Polresta Bandara Soekarno Hatta dalam menyikapi kasus kategori multi rumit akhirnya berhasil mengamankan pelaku.

Kapolres Bandara Soekarno Hatta dalam Pers Conference, 30 /12/2020

kepada awak media menjelaskan, laptop milik korban yang tertinggal di Bandara Soetta ternyata berpindah tangan kepada ZN yang juga salah satu penumpang Citilink dengan tujuan Jakarta Batam dengan nomor penerbangan 944.

Keberangkatan ruang tunggu korban dengan pelaku memang bersebelahan,”Jelasnya

Satreskrim Polresta Bandara Soekarno Hatta berhasil mengamankan pelaku utama yang kemudian hasil dari pengembangan

Bertambah dua pelaku lainnya.

Kapolresta Bandara Soekarno Hatta melalui Kasat Reskrim Kompol. A Alexander pihaknya membenarkan telah mengamankan tiga pelaku, yakni ZN (28) pelaku utama, LI (29) dan ZR (warga asing) Afganistan, ” Ujarnya.

Ketiganya diamankan di tempat dan waktu yang berbeda pada bulan yang sama, tepatnya bulan Desember 2020.

” Pelaku utama menjual hasil kejahatannya dengan menggunakan acount facebook milik temannya LI (pelaku kedua), dan mendapat imbalan dari pelaku utama. pelaku ketiga ZR warga Afganistan turut diamankan karena membeli hasil kejahatan ZN,” Tegasnya.

Guna penyidikan lebih lanjut tersangka dan barang bukti kini diamakan di Mapolresta Bandara Soekarno Hatta.

Dan ketiga tersangka a?dikenakan sanksi UU Pidana pasal 362 KUHP dan Pasal 372 KUHP dengan ancaman penjara 5 (Lima) tahun.

(Rils/Mar)