Nias Selatan, suararepublik.news – Polres Nias Selatan berhasil menangkap terduga pembunuh Riahati Luhambowo (26) warga Desa Saeru, Kecamatan Tanah Masa.

Jenazah korban ditemukan di bibir pantai sebuasi dengan luka yang cukup serius yang tak jauh dari  Desa Sebua Asi di Kecamatan Pulau-Pulau Batu, Kabupaten Nias Selatan.

AG (26) warga Desa BawoOrudua Kecamatan Tanah Masa ditangkap di atas kapal penyeberangan (Ferry) KM.Simeulue dalam perjalanan dari Pelabuhan Tello menuju Teluk Dalam, Sabtu (17/072021).

AG (26) warga Desa Bawo Orudua Kecamatan Tanah Masa ditangkap di atas kapal penyeberangan (Ferry) KM. Simeulue, dalam perjalanan dari Pelabuhan Tello menuju Teluk Dalam,” Sabtu,(17/07202).

“Hanya beberapa jam informasi penemuan jenazah Riahati Luahambowo, polres Nias Selatan  mengabarkan bahwa AG (26) telah dtangkap oleh anggota di atas kapal Ferry KM.Simeulue”.

Kemudian Polres Nias Selatan siap siaga  di tempat pelabuhan Baru Telukdalam dan membawa tersangka ke Mako polres Nias Selatan untuk di mintai keterangan lebih lanjut.

Kapolres Nias Selatan menyampaikan kepada awak media pada malam hari ini, kami mengomfirmasi sementara motif pengungkapan terkait penemuan mayat pada hari ini Sabtu (17/07) pembunuhan Riahati Luahambowo di pantai Sebua Asi Kecamatan Pulau-Pulau Batu.

“Kapolres Nias Selatan paparkan secara singkat penangkapan yang diduga sebagai pelaku pembunuhan Riahati Luahambowo.

Selanjutnya, Kapolres Nias Selatan AKBP Reinhard H.Nainggolan memerintahkan jajarannya untuk segera mengungkap kasus ini.

Kapolsek dan juga satpolair Tello di bantu Koramil Tello akhirnya kita berhasil mengidentifikasi yang diduga sebagai pelaku sudah naik kapal Ferry KM.Simeulue menuju Teluk Dalam.

Atas perintah Kapolres Nias Selatan, Kasatreskrim AKP Iskandar Ginting koordinasi dengan Polsek dan Satpoairud, berhasil mengamankan di duga sebagai pelaku berinisial AG (26)  pelaku, dan pada saat kapal Ferry tiba AG (26) langsung diamankan ke Mapolres Nias Selatan untuk penyelidikan lebih lanjut.

Sementara AG masih belum bisa dimintai keterangannya, karena masih tahap penyelidikan pihak Polres Nias Selatan.

Menjawab pertanyaan sejumlah wartawan tentang motif pembunuhan Riahati Luahambowo, Kapolres Nias Selatan, memaparkan untuk sementara hasil interogasi terhadap AG (26) pelaku emosi lantaran tenggarai utang piutang, dengan emosional tersebut si pelaku tega menghabisi nyawa korban dengan batu, ucap AKBP Reinhard kepada media.

Diantara Korban Riahati Luahambowo dengan AG yang diduga sebagai pelaku, merupakan saudara sepupu.

Atas kejadian tersebut turut di amankan barang bukti sejumlah uang, dan batu di TKP untuk menghabisi nyawa Korban.

Hingga berita ini dikabarkan, polres Nisel telah memanggil 6 orang saksi untuk menguatkan penyidikan lebih lanjut terhadap pembunuhan Riahati Luahambowo.(Ed)