Jakarta, Juli 2021, Suara Republik News. Hewan kurban yang di sembelih dan daging kurban yang di bagi-bagikan pada dasarnya adalah bentuk ketaatan yang  menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangannya, yaitu yang disebut dengan takwa

Demikian  pasukan orange Penyedia jasa Lainnya  Perorangan ( PJLP)  UPK Badan Air  Dinas  Lingkungan Hidup DKI Jakarta, khususnya Kecamatan Tanah Abang  aliran Sungai Ciliwung Petamburan Jakarta Pusat, yang dikomandoi oleh  Jidon AM sebagai pemantau, dialiran tersebut diatas.melakukan penyembelihan sapi kurban untuk dibagikan kepada warga sekitar  termasuk warga duafa.

Menurut penuturan YDR  salah seorang PJLP yang biasa dkenal publik sebagai pasukan orange kepada jurnalis koranjokowi.com mereka yang berjumlah 80 orang kolegan ( patungan ) Rp. 300 ribu/orang  untuk membeli seekor sapi seharga Rp. 24 juta . Pemotongan hewan  kurban hari raya Idul Adha 1442 H/2021 Masehi ini, sesuai Instruksi Gubernur Nomor 43 thun 2021 tentang pengendalian  penampungan, penjualan  dan pemotongan hewan  kurban  pada pelaksanaan Idul Adha  di  masa pandemi corona- 19 ini . Pembagian daging kurban kepada warga sekitar dan warga duuafa ini mereka lalukan dengan membungkus di daun pisang/kantong kain, menghindari  pencemaran.                          

 Menurut YDR. Setelah hewan kurban dipotong,perut/ kotorannya  dikubur untuk dijadikan kompos, pembagian daging kurban  kepada warga sekitar dan warga duuafa dibagikan secara simbolis agar tidak terjadi kerumunan. Namun dalam pemotongan kurban ini mwereka semua tetap mematuhi protokol kesehatan, memakai masker, mencuci tangan dan menghindari kerumunan. kebersamaan PJLP Tanah abang ini patut diapresiasi.  Patut berbangga hati Kepala UPK Badan Air Dinas Linkungan Hidup DKI Jakarta atas kekompakan dan Solidaritas mereka ( PJLP Jakarata-red) tehadap  sesama dan patut dicontoh oleh PJLP Kecamatan lain(Ring-o)