Nias Selatan, suararepublik.news Melalui Awak media Ketua BPD Maluo, Elimkusumendku Gulo beserta Anggota BPD, LPM, LKD, LD dan masyarakat menyampaikan Pj. Kepala Desa Maluo Di Duga korupsi Dana Desa Tahun Anggaran 2019.

Bertempat di Balai desa, Desa Maluo Kecamatan Hilisalawa Ahe Kabupaten Nias Selatan, Pada hari Jumat 02 Juli 2021.

Ketua Badan Permusyawatan Desa (BPD) bersama LKD, LD, LPM dan masyarakat menduga hal tersebut karena  Pj. Kepala Desa an. Simeoni Halawa sampai saat ini belum  dipertanggungjawabkan secara musyawarah sampai sekarang dan Ketua BPD Tahun Anggaran 2019 tersebut an.  Perobahan Nasib Halawa  sebagai ASN di kabupaten Nias barat.

Sambungnya, Pada Penandatanganan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) pada tahun 2019, tidak sama sekali saya ketahui sebagai Wakil Ketua BPD pada tahun 2019, hingga saat ini belum di tanda tangani dan terlebih-lebih pemberitahuan kepada masyarakat umum di Desa Maluo, dan kami baru ketahui LPJ tersebut ketika adanya pembentukan Lembaga di Pemerintahan Desa pada tahun 2021 ini, kami juga baru dapatkan LPJ 2019 yang rinciannya Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) ada 6 (enam) aitem yaitu.

1.Anggaran Dana PAUD Rp. 20.000.000(Dua puluh juta rupiah) terealisasi di LPJ tetapi belum terlaksana.

2. Dana kegiatan Pemuda. Rp.10.000.000.(sepuluh juta rupiah)

3.dana pembinaan kemasyarakatan Rp.22.500.000(Dua puluh dua juta Lima ratus ribu rupiah)

4 Dana insentif kelembagaan Rp.25.000.000.(Dua puluh Lima Juta rupiah)

5. Dana Penyertaan modal BUMDES Rp.141.728.217.(seratus empat puluh satu juta tujuan ratus dua puluh delapan ribu dua ratus tujuh belas rupiah)

6. Dana pembinaan percontohan Rp.20.000.000.(Dua puluh juta rupiah)  enam item tersebut saya sebagai Ketua BPD defenitif yang terpilih saat ini dan tokoh bersama dengan Lembaga  mengakui belum dilaksanakan pada tahun 2019. Ucapnya.

Lanjut, kami BPD bersama Tokoh dan Lembaga Masyarakat saat ini berharap  pengaduan dugaan korupsi Dana Desa 2019 yang telah kami sampaikan, secepatnya Tim Audit untuk mengAudit dengan  benar dan seadil-adilnya sesuai hukum yang berlaku dalam hal ini, pihak Inspektorat, Kejaksaan dan Kepolisian Kabupaten Nias Selatan, Agar tidak mengalami kerugian terhadap Negara dan Masyarakat pada khususnya Desa Maluo atas penyelewengan penggunaan Anggaran tahun 2019 yang kami temukan saat ini.

Bila terbukti ada penyelewengan anggaran tahun 2019 yang dilaksanakan oleh Pj. Kepala Desa Simeoni Halawa, dan siap dipertanggungjawabkan ataupun dikembalikannya kepada masyarakat, kami siap menerimanya dan berterimakasih sehingga kami masyarakat merasa tidak dirugikan dan dibohongi. Tegasnya

Pihak yang terkait dalam hal ini, lebih utamanya adalah Pj. Kepala Desa Simeoni Halawa, dan kemungkinan juga rekan kerja yaitu Sekretaris Desa (Sekdes), Kaur, dan atau pun yang lainnya karena kami masyarakat tidak begitu paham pada waktu itu, dan baru pada saat ini kami menyadari bahwa Pj. Kepala Desa selama ini telah merugikan dan membohongi kami masyarakat Desa Maluo atas penggunaan anggaran pada tahun 2019.

Dalam penggunaan anggaran tahun 2019 tersebut tidak sama sekali ada pemberitahuan ataupun negosiasi kepada kami BPD dari Pj. Kepala Desa selaku Pemerintah Desa, dan Ketua BPD 2019 saudara Perobahan Nasib Halawa juga kami menduga bahwa adanya indikasi mendukung Pj. Kepala Desa, karena selama itu kami tidak pernah di gerakkan anggota BPD dalam mengawasi anggaran atau pun pemberitahuan secara umum kepada Masyarakat.

Dan apa lagi, Pj. Kepala desa hanya melaksanakan kegiatan yang diketahui masyarakat pembangunannya pada tahun 2019 yang masih ada fisiknya sampai sekarang yaitu Jamba Nisasi sebanyak 41 unit dan Laporan lainnya yang sudah di LPJ kan tidak terlaksana satu pun.

Sedangkan pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) pada tahun 2019 tidak pernah dibentuk tetapi adanya anggaran dan apa lagi tidak pernah di Musyawarahkan mengenai pengurus BUMDes baik bersama BPD, Tokoh dan Masyarakat. Tegasnya.

Pada hari Sabtu tanggal 03 Juli pukul 09.30 awak media mencoba menghubungi melalui via telepon/wa seluler namun tidak tersambung,  dugaan penyelewengan Dana desa tahun 2019 kepada pj.kades Maluo Kecamatan Hilisalawa Ahe kabupaten Nias Selatan atas nama Simeoni Halawa, tidak tersambung ke beliau beberapa kali dicoba menghubungi tetap tidak tersambung, sehingga berita ini berbit.(Ed)