Direktur Eksekutif Emruscorner, Emrus Sihombing memandang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 bakal sangat kompetitif. Pilkada 2018 merupakan parameter bagi partai politik menjelang pelaksanaan Pemilu 2019. Karena itu, kompetisi adu kuat soal visi, misi dan program membuat Pilkada menjadi semakin semarak.

“Sekalipun ketat,  harus menghindari politik eksploitasi SARA oleh semua pihak,” kata Emrus melalui keterangan persnya yang diterima rilis.id, Rabu (20/9/2017).

Emrus menekankan, kompetisi tersebut mestinya lepas dari politik eksploitasi SARA untuk mendulang kemenangan. Lembaga-lembaga yang berkaitan dengab kepemiluan juga memastikan membangun komitmen menolak isu SARA.

“Dua pilkada sebelumnya, tahun 2015 dan 2017 sudah berlangsung. Para partai tentu sudah mendapat data dan menginventarisasi kekuatan dengan melihat berapa titik daerah yang mereka rebut dalam kedua Pilkada tersebut,” ungkapnya.

Lebih jauh dia mengungkapkan, pertarungan partai politik juga akan merembet ke Pilkada di tingkat kabupaten/kota. Pasalnya, daerah ini memiliki akses langsung kepada masyarakat.

“Perhitungan tersebut menjadi dasar bagi para partai untuk strategi memenangkan sejumlah daerah tingkat dua pada Pilkada 2018 mendatang,” tutup Emrus.