Suara Republik News – Tanggamus, Angota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tanggamus, bersama tim Dinas Lingkungan Hidup melakukan investigasi Perusahaan Tambak Udang di Kecamatan Cukuh Balak. Selasa (21/7)

“Angota komisi III Jhoni Wahyudi mengatakan, bersama Dinas Perikanan dan Lingkungan Hidup, kami melakukan investigasi kepada perusahaan tambak tanpa merk yang memiliki 6 kolam dengan luas kurang lebih 1Ha, terletak di Waybangik Pekondoh.

Menurut dia, mereka tidak bertemu pemilik dan penangungjawab perusahaan, mereka diterima staf administrasinya. Pihak tambak tidak bisa menunjukan surat-surat kelengkap perusahaan mereka, lokasi tambak persis dibibir pantai.

“Sampai hari ini perusahan belum bisa menunjukan kelengkapan surat izin yang kami tanyakan, jelas Jhoni kepada Suara Republik News. Jumat (24/7)

Atas dasar itu katanya, disimpulkan kalau perusahaan tambak tidak mengutamakan lingkungan sesuai dengan amanah UU Budidaya dan Permen KP No 28 tahun 2014.

Yang salah satunya mengatur daerah penyanga vegetasi mangrove dengan rasio minimal 20 persen, dengan batas dari bibir pantai mulai dari 300 sampai dengan 1000 meter. Kami merekomendasikan tambak itu untuk ditutup, katanya.

Angota DPRD Tanggamus yang melakukan investigsi yaitu, Jhony Wahyudi dari Partai Nasdem. Hajin Umar dari Partai Gerindra. Iflah Gazan dari PAN. Ediyalismi dari PKB. Didampingin tim dari Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan dan Kelautan.(Suhaili)