Suararepublik.news, Tangerang Selatan – Garda Mencegah dan Mengobati (GMDM) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berkolaborasi dengan Lion Club Tangsel  berbagi paket sembako kepada warga yang terdampak Covid-19 di Jalan Ciater Raya, tepatnya Ruko disekat Bunderan Maruga Ciputat, Minggu (15/08/2021)

Ketua GMDM Tangsel, Steven Jansen mengatakan kegiatan ini dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-76 yang bertujuan untuk membantu warga terdampak covid-19.

“Kita melakukan kegiatan bakti sosial gotong royong dalam rangka memperingati HUT RI, karena mengingat kita masih masa pandemi Covid jadi kita berusaha untuk meringankan beban sodara-sodara kita dengan berbagi sembako kepada masyarakat Tangsel,” jelas Steven saat diminta keterangan diselah-selah kesibukannya.

Steven menjelaskan, penerima sembako berjumlah seribu lima ratus paket yang menyasar para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM), warga Isolasi Mandiri dan penyandang Disabilitas dan warga yang kurang mampu.

“Pembagian sembako dibagi menjadi dua tahap, hari ini 500 paket. Yang kedua pas dimomen Hari Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 2021 mendatang berjumlah 1000 paket yang dibagikan berdasarkan data yang telah terdaftar,” terangnya.

Ditempat yang sama, Presiden Lion Club Tangsel, Nency Wulanengsih menjelaskan, pihaknya tergerak untuk melakukan kegiatan berbagi sembako ini, karena sadar banyaknya masyarakat yang terdampak covid-19 membutuhkan uluran tangan untuk menyambung keberlangsungan hidup, terutama pelaku UMKM.

“Kebetulan saya banyak anggota UMKM yang sering ngeluh, aduh gak bisa produksi, gak ada penghasilan dan lain sebagainya. Artinya saya merasa bagaimana nih cara membantu mereka, ya salah satunya dengan cara gini, yaitu berbagi sembako. Karena, jangan UMKM perusahaan besar juga banyak yang terpuruk jadi kita anggap semua membutuhkan,”ungkap Ningsi yang juga menjabat sebagai Ketua Forum UMKM Kota Tangsel itu.

Sementara, salah seorang penerima sembako Pendeta Aldo Arbeto menangapi, kegiatan  bakti sosial ini sangat baik dan membantu masyarakat, terlebih saat ini sedang mengalami krisis yang disebabkan oleh pandemi covid-19.

“Kegiatan sosial ini sangat baik, ini hal yang dinamakan menabur kebaikan yang sangat tepat. Karena mereka menabur disaat orang sedang mengaalami kesulitan dan membutuhkan bantuan. Sinergi seperti ini yang dibutuhkan, mereka praktek langsung kelapagan, bukan hanya ngomong doang,” ujarnya.

Oleh karena itu, Pendeta Aldo berharap agar kegiatan seperti ini bukan hanya dilakukan dimomentum ini, semoga kedepan terus berlanjut atau berkesinambungan.

Senada dengan penerima paket sembako lainnya, Sunarti merasa senang dan mengucapkan terimakasih atas bantaun paket sembako ini, sebab dirinya merasa terbantu karena kebetulan semua anggota keluarga sedang tidak bekerja akibat dampak pandemi covid-19.

“Kami sangat senang dan bersyukur mendapat bantuan sembako ini, disaat kita sedang tidak bekerja, suami juga tidak bekerja akibat dampak pandemi, namun bersyukur masih mendapat bagian paket sembako dari GMDM,” ungkapnya. (Bandi)