SuaraRepublik.News – Kamis 13 Agustus 2020 Pada acara sosialisasi ini tampak hadir Ketua  FKUB ,  dari Kapolres kab Bekasi Bapak Supriadi,Kejaksaan Kabupaten Bekasi Bapak Robet.Tamu undangan dari Dinas Pendidikan Kab Bekasi ,utusan agama islam ,kristen Katolik.Kristen protestan Budha.Hindu .dan pihak sekolah yang ada di Kab Bekasi.

Pada sambutannya, Tim Pakem Kab. Bekasi Kajari Kab. Bekasi (mengawakili Bapak Robet)  mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi ini memiliki satu tujuan dan satu makna yaitu memperoleh informasi yang benar tentang adanya aliran kepercayaan dan agama yang berkembang di masyarakat khususnya masyarakat Kab. Bekasi.

Selain itu Beliau juga mengatakan peran kejaksaan adalah membina dan mengawasi aliran kepercayaan serta agama yang berkembang di masyarakat Kab. Bekasi

“Maka dari itu diharapkan kepada masyarakat Kab. Bekasi, jika ada menemukan fenomena aliran yang menyimpang langsung melaporkannya kepada pihak yang berwajib, jangan melakukan hal-hal yang dapat melanggar hukum”, tutur Beliau.

Tak lupa Beliau menghimbau kepada masyarakat Kab. Bekasi jika mendapatkan informasi dari media internet, sebelum menyebarkan informasi tersebut mohon dicek dulu kebenarannya melalui tim Pakem Kab. Bekasi

Narasumber dari Kapolres Kabupaten Bekasi Bapak Supriadi menyambut baik serta mendukung pelaksanaan kegiatan sosialisasi ini. Beliau menyampaikan maksud dan tujuan dari kegiatan ini untuk mendapatkan informasi, menyamakan persepsi, menciptakan kehidupan masyarakat yang aman, tentram, damai dan sejahtera, memelihara kondisi damai dan harmonis serta meningkatkan tenggang rasa dan toleransi.

Kemudian beliau juga mengatakan perkembangan isu dan fenomena adanya aliran-aliran yang ada di tengah masyarakat perlu diwaspadai karena aliran-aliran itu cukup mudah dipelajari dari perangkat teknoligi atau internet oleh karena itu diperlukan upaya preventif untuk menghindari perpecahan, radikalisme. Dengan adanya Badan Koordinasi Penganut Aliran Kepercayaan Masyarakat (BAKORPAKEM) diharapkan mampu melakukan pendataan dan validasi terhadap seluruh aliran-aliran atau perkumpulan keagamaan yang ada di masyarakat.(Benhur)