Oleh : M.Ghifari Al Mashir Penerima Beasiswa KIP Mahasiswa Teknik Elektro UNPAM


Suararepublik.news – Dengan perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan saat ini, Pendidikan merupakan salah satu unsur terpenting di dalam sebuah negara. Pendidikan juga mempengaruhi berbagai aspek kehidupan di suatu negara. Namun, faktanya tenaga pendidik tidak dapat menciptakan orang-orang yang terdidik melainkan orang-orang pintar saja.
Seiring dengan berkembangnya zaman, banyak sekali dijumpai kasus-kasus memalukan yang muncul di negara ini. Contohnya adalah korupsi, mafia pajak, kasus suap dan masih banyak lagi lainnya. Sangat disayangkan karena tindak kejahatan tersebut dilakukan oleh orang-orang yang berpendidikan tinggi bahkan hingga bergelar seorang doktor.
Hal ini dapat terjadi akibat adanya pola pendidikan yang salah di negara ini. Pola pendidikan yang diterapkan hanya berfokus pada ilmu duniawi sehingga hanya tercipta orang pintar saja tanpa memiliki budi pekerti yang luhur.
Alhasil orang-orang pintar tersebut memanfaatkan kepintarannya untuk melaksanakan kejahatan dan menindas orang-orang lemah. Misalnya, banyak berita yang mengabarkan kasus korupsi dan suap yang dilakukan oleh orang-orang terhormat. Orang-orang tersebut berpendidikan tinggi namun melakukan perbuatan yang memalukan karena dapat merugikan orang lain bahkan negara.
Biasanya, tindakan kejahatan tersebut dilakukan secara bersama-sama. Parahnya, saat tertangkap basah, orang-orang tersebut tidak merasa malu dan bersalah atas perbuatan yang telah dilakukan. Oleh karena itu, menjadi tugas kita bersama untuk memperbaiki sistem pendidikan di negara ini agar hal-hal yang memalukan seperti tersebut di atas tidak terulang kembali.