Pedagang dan pembeli terlihat tidak memakai masker dan Sosial Distanding di Pajak Tradisional Sukarame Medan,kurangnya sosialisasi dari Aparat terkait dalam melaksanakan Perwal ini

Medan Suararepublik.news – Dalam percepatan penanganan Covid-19 PERWAL KESEHATAN XII Bab dan 23 Pasal wajib dilaksanakan.Kebijakan ini pantas disyukurin juga walaupun agak telat,sebagai contoh untuk unsur penekanan angka prevalensi Covid-19 dapat diminimalisir tapi perlu kita sorot adalah sejauh mana inplementasinya efektif dilapangan.Penulis menginginkan perlunya kerja yang sungguh-sungguh dari tingkat atas hingga tingkat kepling dalam melaksanakan PERWAL ini.

Yang sering masalah sekarang apakah efektivitas bisa berjalan baik bila aparatur Pemko Medan(dari atas sampai bawah) Kepling benar berjalan dan hadir ditengah-tengah masyrakat dan tentu juga kesungguhan kesadaran masyarakat dan timbul kedisplinan masyarakat kalau kedua komponen ini saling mendukung ,mungkin PERWAL ini bisa efektif.

Mengutip perkataan Gubenur Sumut beberapa waktu lalu ,kota medan khususnya lingkup Sumut tidak usah melaksanakan PSBB karena katanya menyangkut harkat orang banyak (Pedagang-pedagang menengah kebawah dan buruh) dan angka penyebarannya tidak seperti dipulau jawa.

CLUSTER ISOLATION

Karantina Rumah dan karantina Rumah Sakit serta wajib pakai masker bagi semua masyarakat dan petugas , PERWAL ini dipasal 9 dituliskan beberapa kegiatan misalnya kegiatan karantina Rumah pertama dilakukan, bahwa rumah yang dikarantina diberi tanda Police Line, dan rumah tersebut dijaga oleh petugas karantina dan Polri.

Pun GUGUS TUGAS kecamatan PERWAL ini berjalan dengan melakukan scrining melalui pengecekan suhu tubuh,bila suhu tubuhnya melebihi 38C akan diisolasi baik karantina Rumah ataupun Rumah Sakit.Karantina Rumah diberlakukan bagi warga yang masuk kategori:

1.Pelaku perjalanan (PB)

2.Orang tanpa gejala(OTG)

3.Orang Dalam Pemantau (ODP)

4.Pasien Dalam pengawasan (PDP) Ringan

Selama karantina rumah akan diawasi Pemko Medan.

Karantina Rumah Sakit

Pasien dalam pengawasan(PDP) Berat, dan warga yang positif terpapar Covid-19

Disisi lain mengutip perkataan PLT.Wali Kota Medan,tentang alasan karantina kesehatan di Kota Medan karena belum signifikan angkat terdampak Covid-19 di Medan seperti di Pulau Jawa, walaupun angka kenaikkan selalu ada.

Tingkat Epidemologi terkait covid-19 dimedan masih bisa dikendalikan walaupun yang terdampak masih ada saja.(AS)