Tangerang Selatan (12/9) – Pada akhir pekan ini, Komunitas Kita Tangsel berkolaborasi dengan Akasia Art memberikan pelatihan kerajinan tangan dari sampah kertas untuk warga RT 002 RW 002 Kelurahan Pisangan Kecamatan Ciputat Timur Tangerang Selatan. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dalam rangka peluncuran dari komunitas Kita Tangsel.

“Kita Tangsel hadir untuk menjadi katalisator terwujudnya Tangerang Selatan sebagai kota yang inklusif, sebuah kota untuk semua, dimana guna mencapai hal tersebut tentu masyarakatnya haruslah berdaya. Kegiatan pelatihan seperti ini merupakan langkah kecil kami untuk mewujudkan keberdayaan masyarakat tersebut.” terang Deny Giovanno (Ketua Umum Kita Tangsel) saat menjelaskan mengenai visi dari komunitasnya tersebut.

Warga yang hadir di pelatihan tersebut terdiri dari ibu-ibu dan pemuda setempat, mereka nampak cukup antusias dalam mengikutinya. Bahkan mereka berharap kegiatan tersebut dapat berjalan secara berkesinambungan agar keahlian yang mereka dapatkan benar-benar bisa diaplikasikan dan hasil kerajinan tangan yang mereka buat bisa dijual guna menjadi sumber pendapatan tambahan.

Pelatihan kerajinan tangan dari sampah kertas ini dipilih oleh Kita Tangsel karena terinspirasi dari masih buruknya pengelolaan sampah di sejumlah wilayah di Tangerang Selatan. Mereka percaya bahwa apabila semakin banyak tangan-tangan terampil di kota ini yang mampu mengubah sampah menjadi kerajinan tangan bernilai seni, tentunya akan membantu upaya penyelesaian masalah sampah di kota tersebut.

Selain pelatihan kerajinan tangan dari sampah kertas, ke depannya Kita Tangsel juga akan melaksanakan pelatihan-pelatihan lain untuk warga Tangerang Selatan yang sesuai dengan minat dan potensi dari warga.

“Harapannya, giat-giat kecil yang kami laksanakan pada hari ini dan ke depannya benar-benar mampu memberi dampak yang positif kepada kondisi perekonomian warga yang tengah dilanda pandemi.” Tandas Deny