Suararepublik.news – Aksi teror pembakaraan satu unit sepeda motor jenis beat warna hitam nomor polisi BP 2571 PA di sekitar depan ruko RT.01/RW. 01 No.19 Kelurahan Sungai Lakam Barat, Kecamatan Karimun. Telah dibekuk Satreskrim Polres Karimun, Selasa (16/6/20)

Pelaku yakni R alias Madan (18) dan YF (19) keduanya merupakan warga Telaga Tujuh RT.01/RW.03 Kelurahan Sungai Lakam Barat Kecamatan Karimun, mereka di bekuk satreskrim Polres Karimun, Selasa pukul 03.00 Wib dini hari.

Kasatreskrim Polres Karimun AKP. Herie Pramono mengatakan dari hasil penyidikan bahwa pelaku inisial” R alias Madan” selaku eksekutor yang menuangkan bensin dan membakar mengunakan pemantik api dari kendaraan,”jelas Herie.

“R alias Madan (18) melakukan aksi dengan YF (19) sudah merencana sejak awal dan dia pelaku sudah membeli bensin bersamaan, YF sebagai eksekutor yang membakar sepeda motor karena merasa sakit hati terhadap keluarga Melani (mantan istri sirinya),”terang Herie.

Herie menuturkan modus pembakaran tersebut dilakukan pada dini hari sekitar pukul 03.00 Wib, dengan cara pelaku inisial R alias Madan dan YF membeli bensin di pedagang eceran bahan bakar depan Bank BCA Sungai Lakam.

Selanjutnya, memindahkan sebagian bensin ke dalam kemasan minuman merk Teh Gelas. Pada pukul 04.00 Wib pelaku R alias Madan menyiram bensin dan membakar motor Honda Beat warna hitam dengan menggunakan pemantik api”ujar Pramono.

“Barang bukti yang berhasil diamanakan Polisi berupa 1 (unit)

Sepeda motor bagian depan Honda Beat warna hitam dalam keadaan terbakar dan sebuah STNK sepeda motor dengan nama Lily yang beralamat Jalan Telaga Harapan RT 003 RW 006 Kelurahan Sungai Lakam Barat Kecamatan Karimun,”tuturnya Herie

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku inisial R alias Madan dikenakan sesuai Pasal pembakaran yakni Pasal 187 ayat 1 KUHP. Sedangkan untuk tersangka YF pelaku yang turut serta melakukan pembakaran dikenakan Pasal 55 Jo 187 ayat 1 KUHP,”tutup Harie

Hingga saat ini tersangka berikut barang bukti diamankan dan dibawa ke Mapolres Karimun guna dilakukan proses selanjutnya. Hms Polres/Srn