Suarareoubliknews, Jakarta – Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komisaris Jenderal Pol Gotot Eddy Pramono didampingi Sekjen PBNU, Helmy  Faishal Zaini, Ketua Tanfidziah PWNU, Dr. KH.Samsul Ma’arif MA dan Drs Tahyudin Adityia Ketua Satgas Covid NU DKI Jakarta meninjau pelaksanaan program 3000 Vaksin untuk usia 12 tahun keatas yang diselenggarakan PCNU Jakarta Barat dan PWNU DKI Jakarta bersama Polri dan TNI bertempat di Masjid Raya KH. Hasyim Ash’ari Jalan Daan Mogot KM 14, Duri Kosambi Cengkareng  Jakarta Barat.

Dalam kesempatan itu Wakapolri Komjen Pol Pol Gotot Eddy Pramono menegaskan sesuai arahan bapak Kapolri Jenderal Pol Gatot Eddy Pramonomenginstruksikan seluruh jajarannya untuk menggandeng warga Nahdlatul Ulama (NU) guna mempercepat terbentuknya kekebalan kelompok atau ‘herd immunity’ lewat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 secara massal.

Vaksinasi massal ini untuk mempercepat terciptanya ‘herd immunity’ atau kekebalan kelompok terhadap Virus Corona,” kata Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy dihadapan puluhan awak media termasuk OPININEWS.ID seusai meninjau kegiatan 3000 vaksinasi massal usia 12 tahun keatas.

Wakapolri Komjen Gatot Edsy menjelaskan, TNI-Polri mengajak PBNU menggelar 3000 vaksinasi massal dalam rangka mempercepat terbentuknya kekebalan kelompok. Sesuai target pemerintah, vaksinasi ditargetkan satu juta per hari. Target tersebut ditingkatkan menjadi dua juta dosis per hari pada Juli hingga Agustus. Hingga Oktober dan November dinaikkan lagi menjadi tiga juta dosis per hari.

Oleh karena itu, lanjut Wakapolri Komjen Gatot Eddy  melaksanakan vaksinasi massal dengan menggandeng sejumlah pihak termasuk PBNU yang memiliki jaringan sangat luas di seluruh Indonesia.

Kami ucapkan terima kasih  kepada Ketum PBNU Pak Said Agiil Siraj dan Sekjen PBNU Helmy Faishal Zaini serta Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto dan Alhamdulillah pelaksanaan 3000 Vaksinasi untuk usia 12 tahun keatas ini,  kerjasama dengan NU bisa berjalan lancar,” ujar Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy.

Sementara itu Sekjen PBNU, Helmy  Faishal Zaini meminta kepada TNI dan Polri agar akselerasi kegiatan kerjasama program 3000 Vaksinasi massal ini terus dilanjutkan agar lebih diperioritaskan lagi pada klaster-.klaster pondok pesantren.

Kami ucapkan terima kasih atas kerjasamanya dengan TNI dan Polri yang telah bekerja keras melaksanakan program Vaksinasi Massal, Karena Pandemi Covid 19 kali ini sangat memperihatinkan banyak Kyai Sepuh pimpinan Pondok Pesantren hampir 600 orang Kyai telah wafat,” pungkasnya.

(Mar/Tim)