SuaraRepublik.news Tulungagung (2/10/2021) – Pemilihan Wakil Bupati (Pilwabup) Kabupaten Tulungagung (18/9) sisa jabatan 2018 – 2023 yang dimenangkan oleh Gatut Sunu dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) masih menjadi kontroversi.

Jumat lalu (1/9), Heri Sunoto, S.H. selaku kuasa hukum dari calon wakil bupati (Cawabup) nomor urut 2 (dua) Panhis Yody Wirawan mendatangi Polres Tulungagung guna menyampaikan laporan pengaduan terkait proses Pilwabup Kabupaten Tulungagung.

“ada upaya hukum yang dilanggar oleh panitia dan oknum anggota DPRD Tulungagung ya kita meminta keadilan. hari ini kita masukkan laporan pengaduan tersebut bahwa indikasi dugaan pemufakatan jahat yang dilakukan oleh oknum anggota DPRD Tulungagung yang juga menjadi bagian dari Pansuslih” terang Heri.

Heri yang juga menjabat sebagai pengurus Badan Advokasi dan Hukum partai Nasdem menjelaskan bahwa ada dugaan intervensi dan dugaan alur skenario yang yang terlihat sebelum pemilihan.

“kita bisa lihat itu sebelum tanggal 18 ada karantina atau rapat khusus dimana disitu ada Pansuslih dan anggota DPRD dari beberapa fraksi” jelas Heri.

Sebelum mendatangi Polres Tulungagung, Heri bersama timnya datang ke kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Tulungagung (1/9) untuk melaporkan dugaan tindak pidana korupsi dalam hal penerimaan hadiah oleh anggota dewan dan Pansuslih.

“ada dugaan penerimaan hadiah atau gratifikasi sehingga mereka dalam proses pemilihan ini, bisa melakukan sesuatu yang tujuannya untuk kemenangan salah satu Paslon”. pungkas Heri.

(nf.lg/kbt)