Tampak depan kantor Bupati Kabipaten Samosir, Sumatera Utara. ( dok :  ring – o,)

Jakarta, Suara Republik News, Desember 2020,Melalui Telepon Selularnya, Ketum LSM Fajar Keadilan Sejahtera, Drs.Beatus Sinaga,MM,MBA,  mengatakan bahwa  money Politik sedang  marak  di Kabupaten Samosi. Hal ini telah beredar di medsos, terdapat istilah T.T.R ( Togu-Togu Ro)  artinya ditarik untuk datang   dengan memberi uang Rp 300,000.-/orang  untuk memilih paslon yang membagikan uang melalui timsesnya. Saat dicroschek kepada masyarakat,mendapat pengakuan bahwa tentang money politik sudah menjadi kebiasaan di tempat ini.

Bahkan menurut Masyarakat  kata Beatus untuk pemilihan Kepala Desapun bisa menghabiskan RP.500 juta kata dia. Badan Musyawarah Desa di sini sangat terbuka tidak ada yang ditakuti ujarna.

Hal itu terbukti pada debat paslon terakhir kalinya di hotel Santika Djandra Medan Sumut, paslon bupati….  terungkap ada  money politik. Menaggapi hal tersebut, Beatus Sinaga yang juga pendiri ( bendahara umum ) Kerukunann Masyarakat Batak ( KERABAT) politik uang ini sudah merusak tatanan kehidupan bermasyarakat di Samosir, karena filosofi orang Batak adalah  Dalihan Natolu( Tungku nan Tiga Kaki) yaitu (1) manat mardongan tubu( guyub sesama  satu marga),(2) somba marhula-hula ( Hormat kepada adik atau kakak pihak isteri) dan (3) elek marboru ( rendah hati kepada adik kakak perempuan pihak suami).

Jadi dengan politik uang akan merusak tatanan orang batak yang sudah sejak dahulu kala dipelihara dan masih berlaku hingga sekarang ini. Padahal kata dia dengan menerima uang Rp. 300 ribu dalam pemilihan hanya berlaku 5 (lima ) tahun ,sementara Dalihan Natolu berlaku sepanjang Hidup dimanapun dia berada dalam komunitas orang Batak.

Adapun para Pasangan Calon Bupati/ wakil yang berkompetisi besok tanggal 9 Desember 2020, ada tiga pasangan yaitu,

  1. Marguna (purn) Marhuale Simbolon,S.Psi/Ir.Guntur Sinaga  MM.
  2. Vantas Vandiko/Drs.Martua Sitanggang
  3. Rapidin Simbolon/ Ir.Juang Sinaga

Ditambahkan oleh Beatus Sinaga yang termasuk pendiri Masyrakat Hukum Adat Nusantara ini  ( sebagai Bendahara Umum) bahwa Rapidin Simbolon ( paslon  nomor 3) mengungkap adanya money Politik dan  serangan fajar malam ini  sangat marak, sehingga diharapkan  GAKUMDU lebih  proaktif  untuk mencegah  adanya politik uang dan serangan fajar ini kat Beatus mengakhiri WA nya.( ring-o)