Suararepublik News, Tanggamus –  Koordinator Satuan Pelaksana Layanan Pendidikan (KSPLP) Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus, mengaku kaget saat mengetahui kondisi miris yang dialami tiga guru berstatus Tenaga Harian Lepas (THL) di SDN 4 Tiyuh Memon.

KSPLP Pugung, Nurhayati mengatakan, tidak ada laporan baik dari guru yang bersangkutan juga kepala sekolahnya.

“Kalau itu benar, sangat miris, honor yang diberikan itu sangat tidak manusiawi. Nanti saya pangilan kepala sekolah, juga guru yang bersangkutan,” ucapnya,Jumat (10/7).

Hasilnya lanjut dia, diteruskan ke Dinas Pendidikan (Disdik) Tanggamus.

“Kewenangan kami sebatas mencari tau permasalahannya, tidak bisa untuk merekomendasikan,” katanya.

Masih menurut dua, untuk mendaftar masuk ke data dapodik itu gratis, kalau diminta uang pendaftaran itu salah dan jelas sangat merugikan.

Sebelumnya, tiga THL di sekolah itu mengaku sudah 5 tahun dibayar honornya Rp 200 ribu/3 bulan atau tak sampai Rp 70 ribu/bulannya,(Suhaili)