Menunjukkan keseriusan dalam kecepatan pengerjaan proyek Meikarta Cikarang kepada konsumen, Lippo topping off dua tower. Tower ini rencananya adalah tower tertinggi dari ratusan tower yang hendak dibangun sesuai master plan Meikarta.

Sekedar untuk pengetahuan, topping off merupakan suatu kegiatan pemasangan atau penutupan atap bangunan sebagai tanda telah berakhirnya proses konstruksi, dan selanjutnya adalah tinggal melanjutkan finishingnya.

Topping Off Tower Bentuk Keseriusan Proyek Meikarta Cikarang

“Pada hari ini kita semua akan menjadi saksi  sebuah pencapaian atas pembangunan kota baru Meikarta Cikarang, yaitu terlaksananya topping off dua tower pertama di CBD Meikarta,” ujar Presiden Meikarta, Ketut Budi Wijaya dalam sambutannya saat acara topping off di CBD Meikarta, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat Minggu (29/10 2017).

“Apa yang akan kita saksikan hari ini adalah sebuah langkah awal dari apa yang akan dilakukan Lippo ke depan dalam membangun kota baru yaitu Meikarta. Setelah topping off hari ini kami akan meneruskan untuk pembangunan tower yang lain,” lanjutnya.

Menurut Ketut lagi, kegiatan topping off ini merupakan bentuk komitmen pengembang Lippo  kepada para konsumen. “Bahwa kita membangun Meikarta ini bersama, dengan kecepatan yang tinggi,” ujarnya.

Bukti komitmen pengembang adalah soal perizinan. Dua tower ini dibangun dengan Surat Izin Mendirikan Bangunan No.503/096/B/BPMPPT.

Meikarta Diharapkan Jadi Pusat Perekonomian Baru

Jelas Ketut, kedua tower ini memiliki nilai proyek Rp.1 Triliun, dan merupakan bagian dari ratusan tower yang akan dibangun di atas lahan seluas 500 ha di kawasan Cikarang beserta fasilitas pendukung mega proyek Meikarta. “Ke depan, 50 gedung telah hendak mulai siap dihuni dalam bulan Desember 2018,” pungkasnya.

Ketut berharap dalam beberapa tahun ke depan, Meikarta Cikarang yang memang lokasinya tepat di jantung ekonomi Indonesia akan menjadi sebuah pusat perekonomian baru. Bukan tidak mungkin, solanya akan ada ribuan perusahaan raksasa nasional dan multinasional berdiri di Meikarta, berikut ratusan ribu staff serta jutaan pekerjanya.

Hadir juga dalam acara tersebut, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indonesia Luhut Binsar Panjaitan, CEO Lippo Group James Riady, Dirjen Imigrasi Kemenkumham Ronny F Sompie dan Sekjen DPP Partai Demokrat Hinca Panjaitan.

Luhut dalam kesempatan tersebut menyoroti beberapa poin penting terkait proyek Meikarta. Bebarapa yang disorot mantan anggota Kopassus ini adalah soal perizinan Meikarta, apresiasi hunian murah di Meikarta dan kemaslahatan keberadaan kota baru Meikarta.