SuaraRepublikNews.co.Makulu.pburu– Masyarakat Desa RAHERIAT Menolak Saudara Husen WARHANGAN selaku PJS Desa RAHERIAT kecamatan Fena Leisela. kabupaten Buru ,Provinsi Maluku yang dilantik oleh Bupati  Buru ,Ramli Ibrahim UMASUGI, bertempat Di Aula  kantor Bupati Buru , hari sabtu beberapa minggu kemarin.

Fandri Tasijdawa saat dihubungi melalui via telpon selulernya oleh awak media ini , pada hari Senin , 29/6/2020. Fandri membenarkan hal itu bahwa pelantikan Husen WARHANGAN sebagai PJs DESA RAHERIAT, jujur saya sampaikan Bahwa  masyarakat desa RAHERIAT tidak mengetahuinya.

Sehingga kami menolak Saudara Husen WARHANGAN dari pejabat  sementara Desa  Raheriat  . Kami menilai pelantikan tersebut  tidak sesuai dengan mekanis yang diatur berdasarkan  peraturan perundang undangan yang berlaku di negara Republik ini.Dirinya selaku tokoh pemuda menilai bahwa keputusan yang dilakukan Oleh Pjs desa RAHERIAT tentang  pemberhentian  semua staf hal  tersebut sungguh sangat keliru . Tegas ,” Fandry .

Dengan demikian saya mewakili pemuda desa RAHERIAT meminta  kepada Bupati Buru, Ramli Ibrahim UMASUGI agar membatalkan Husen WARHANGAN dari jabatan Pejabat sementara desa RAHERIAT. Dan apabila permintaan serta harapan dari kami pemuda Desa RAHERIAT tidak penuhi, maka kami akan melakukan Aksi demostran sampai permintaan kami dikabulkan oleh Bupati Buru,” tegas Fandry.

Kunjungan Pjs desa RAHERIAT, saudara Husen WARHANGAN  ke Desa kami seperti mengadu domba, dirinya menegaskan mana ada kunjungan dari pejabat desa  yang hadir   diwaktu malam apalagi beliau belum  ketahui oleh Masyarakat ataupun BPD desa RAHERIAT sebagai PJs DESA. Tujuan kunjungannya saja tidak tepat sasaran .

Ujar,”Yohanes.

Lanjut Yohanes,  pelantikan saudara Husen WARHANGAN sebagai pejabat sementara desa kami ada unsur  kepentingan , Kenapa !!! Yang pertama tidak ada proses pengusulan dari BPD SELAKU Perpanjangan suara dari masyarakat desa RAHERIAT  melalui musyawarah sepakat. Kedua saat pelantikan Pjs desa di Aula kantor Bupati Buru di hari sabtu minggu kemarin tidak ada satupun BPD yang diundang. Yang ketiga, pemberhentian semua staf desa  tanpa  koordinasi antara Masyarakat dan juga BPD serta pihak Camat  dan kami melihat dengan kehadiran Husen WARHANGAN sebagai Pjs desa RAHERIAT justru memunculkan polemik di antara warga masyarakat desa RAHERIAT. Oleh karenanya itu saya mewakili pemuda mengharapkan sekaligus meminta  kepada Bupati Buru, Ramli UMASUGI untuk  memberhentikan  Husen WARHANGAN dari Pjs desa RAHERIAT. Informasi ini kami himpun melalui hubungan via telpon seluler nya, Senin , 29/6/2020.

Camat Fena Leisela saat dihubungi melalui Akun WhatsAPnya Selasa .( 30/6/2020 ).

Pelantikan saudara Husen WARHANGAN  sudah melalui mekanisme dan tidak ada yang salah dan kalo ada masyarakat RAHERIAT menolak Husen sebagai PJs DESA itu tidak benar malah saat ini ada masyarakat dari desa RAHERIAT  yang berjumlah puluhan orang hadir di kantor camat dan memberikan dukungan atas Husen WARHANGAN sebagai Pjs desa RAHERIAT,” ungkap Camat.

Tidak ada  ricuh mulut antar warga  masyarakat RAHERIAT saat Pjs desa Husen WARHANGAN  lakukan kunjungan ke Desa tempat tugasnya pada hari sabtu malam beberapa hari lalu. Terkait perombakan semua Staf desa ,itu sudah sesuai indikator mengingat dari 82 desa yang ada di kab- Buru cuma desa RAHERIAT yang belum bisa lakukan pencairan Dana Desa di tahun 2020. Dan apa yang dilakukan Oleh PJS saat ini salahnya dimana, kata Camat Fena leisela

Pendapat berbeda datang dari Mantan Pjs desa RAHERIAT Jumaldin, dirinya sungguh kecewa saat pelantikan Saudara  Husen WARHANGAN selaku Pjs desa RAHERIAT pada hari sabtu minggu kemarin dirinya selaku Pjs tergantikan tidak mengetahui hal tersebut.

Dirinya saat itu masih statusnya sebagai PJs DESA RAHERIAT tidak diundang  saat acara pelantikan. hal tersebut diutarakan saat awak media ini menemui yang bersangkutan di kediaman sementara  yang berada di kota Namlea Rabu , 30/6/2020.

Penolakan  Saudara Husen WARHANGAN sebagai Pjs Desa RAHERIAT awalnya sudah pernah disampaikan langsung  kepada Bupati Ramli UMASUGI di Pendopo Bupati yang juga dihadiri oleh Sekda Buru dan Kadis PMD Buru  hari sabtu malam  di dua minggu yang lalu.

Saat itu Bupati Ramli UMASUGI  merespon positif apa yang dikeluhkan dari beberapa utusan dari desa Raheriat terkait penolakan   saudara Husen Warhangan  sebagai Pjs Desa Raheriat yang mana mulai dari pengusulan  sampai pelantikan tidak ada satupun Warga desa RAHERIAT yang mengetahui  hal tersebut.

Ramli UMASUGI menyampaikan bahwa tunggu sampai dirinya kembali dari Ambon mengingat semua proses yang terjadi adalah tanggung jawabnya. Dirinya yang bisa  mengangkat dan memberhentikan tetapi dari pernyataan beliau sampai saat ini belum ada jawabannya, tegas salah satu perwakilan yang hadir pada saat itu, yang nama-nya tidak mau disebutkan. Bupati Buru, Ramli Ibrahim UMASUGI, sampai berita ini diterbitkan belum bisa dihubungi walaupun awak media ini sudah berusaha.