Nias Selatan, suararepublik.news Ratusan Mahasiswa yang tergabung dari STKIP, STIE dan STIH Nias Selatan Gelar Aksi demonstrasi Tepat di Kantor DPRD Nias Selatan, yakni untuk meminta kejelasan mengenai Pembebasan Biaya Pendidikan yang sebelumnya sudah di janjikan Pemerintah untuk memberikan uang kuliah Gratis kepada Mahasiswa Nisel.

Dimana selama ini Pemerintah Daerah Nias Selatan pihaknya telah membayarkan uang kuliah mahasiswa kepada Yayasan Kampus Nisel. Akan tetapi nyatanya di Kampus, Mahasiswa di tagih uang kuliah hingga pihak kampus desak mahasiswa untuk membayarkan uang kuliah per semester.

Sehingga mahasiswa turun aksi di jalan gelar demonstrasi, menerobos  derasnya hujan tak menghalangi semangat mereka dalam menuntut hak yang telah di janjikan pemerintah Nisel, bertempat di gedung DPRD Nias Selatan Jln. Saonigeho km 4, Senin (05/07/2021).

Mahasiswa pun menuliskan di sticker ,”Hanya ada dua pilihan menjadi apatis atau mengikuti arus tapi memilih menjadi mahasiswa merdeka,”.

“Prakerja BLT, dan BST tidak cukup buat bayar uang kuliah Kami”, ucap Mahasiswa/sticker.

Menanggapi kegiatan aksi Demonstrasi mahasiswa tersebut, DPRD melaksanakan rapat dengar pendapat antara Komisi I DPRD Nisel, dengan Pemerintah Daerah Nias Selatan, Yayasan Pendidikan Nias Selatan, dan perwakilan dari mahasiswa di 3 institusi YPNS, bertempat di Ruang Rapat Komisi I DPRD Kabupaten Nias Selatan.

Adapun tuntutan mahasiswa kepada Pemerintah untuk segera membayarkan yang menjadi  

Rapat Dengar pendapat tersebut menghasilkan Beberapa kesepakatan :

1.DPRD Nias Selatan Menyarankan kepada pihak YPNS untuk mengajukan Anggaran Penyelenggaraan Pendidikan Sebesar 4,5 Milyar untuk di proses pencairan segera oleh pemerintah Daerah.

2.pihak YPNS sepakat untuk tidak melakukan penagihan kepada Mahasiswa/i YPNS penerima beasiswa sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

3.Dalam Rangka menjamin pelaksanaan penyelenggaraan pendidikan,Pemerintah Daerah dan DPRD Kabupaten Nias Selatan berusaha menganggarkan penambahan penyelenggaraan pendidikan sebesar 4,5 Milyar pada P.APBD 2021,dengan mempedomani Ketentuan peraturan Perundang- undangan yang berlaku serta menyesuaikan dengan kemampuan keuangan Daerah Kabupaten Nias Selatan.

4.Pemerintah Daerah dan DPRD Kabupaten Nias Selatan bersepakat untuk Focus menuntaskan beban atau utang yang belum di bayar,terkait dengan penyelenggaraan Pendidikan.

5.Sisa beban yang belum di lunasi oleh Pemerintah Daerah dari Tahun 2016,2017,2018,2019 dan 2020 untuk segera di tuntaskan sesuai dengan SPK yang telah di sepakati oleh Pemerintah Daerah dan YPNS dengan menyesuaikan kemampuan keuangan Daerah Kabupaten Nias Selatan.

6.Pembiayaan Penyelenggaraan Pendidikan sejak Tahun 2021 dan seterusnya disesuaikan dengan Peraturan Perundang- Undangan yang berlaku serta menyesuaikan dengan kemampuan keuangan Daerah.

Keputusan tersebut di terima oleh semua pihak,serta meningkatkan minat Mahasiswa/i untuk Melanjutkan Kuliah yang berprestasi.

Akhirnya dengan keputusan tersebut semua mahasiswa merasa senang karena akhirnya tuntutan mereka disepakati dan massa bubar dikawal ketat dari Polres Nias Selatan.(Ed)