Pulauburu.SuaraRepublika.news-Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia mengadakan Sekolah Kader Pengawas Partisipatif dengan melibatkan 59 Peserta di GRAND Sara Hotel Namlea Ibu kota Kabupaten Buru Maluku. Senin Malam,13/9/21

Lima Puluh Sembilan   peserta yang mengikuti SKPP tersebut , sebanyak 46 peserta dari Kabupaten  Buru dan 13 peserta lainnya dari Kabupaten Bursel selama tiga hari mulai dari tanggal 13 September sampai dengan 15 September 2021 di Aula GS Hotel .

Dengan Tema , ” Bawaslu Buru bersama Rakyat awassi Pemilu bersama Bawaslu” tegakan keadilan pemilu.

Turut hadir di acara tersebut.yakni: Bupati Buru, Ramly I.Umasigi, Bawaslu Provinsi Maluku Astuty Usman, S,Ag ,MH,( Ketua) Paulus Titaley, ST,SH ,MH,Thomas T.Wakano ,Dr.Subair (Anggota) Ketua Bawaslu Buru, Fatah Haris, S,sos ,M.BA., ketua Bawaslu Bursel Umar Alkatiri, Ketua KPU Buru, Monir Soamole dan kasad Intel Kam polres Pulau Buru .

Dalam sambantunnya ketua bawaslu  Fatah Haris S.sos M,BA. Mengharapkan dengan adannya kegiatan SKPP ini  Bawaslu kabupaten Buru  dan Buru Selatan  kedepan dapat memperbaiki jalannya demokrasi di dua kabupaten,Buru,dan Buruselatan, penetapan zona di 2 titik untuk kabupaten Buru ini merupakan satu preses,  tidak serta merta di tetapkan begutu saja tapi melalui pertimbangan bawaslu propinsi dan bawaslu RI bahwa kabupaten Buru dan Bursel merupakan salah satu kabupaten yang sangat kondisif ,dan hampir tidak pernah ada eskalasi yang masif, konfilik orisental dalam pemilu, ” ujar Fatah Haris.

“saya juga berterima kasih kepada Pemda Buru, terkusus kepada Bupati Buru ,Pak Ramli Umasugi yang mana telah memberikan hibah lahan kepada kami untuk membangun kantor bawaslu yang permanen di tahun 2022 ,” jelas Fata..

Selanjutnya Kegiatan Sekolah Kader Pengawas Partisipatif dibuka resmi dengan ditandai pemukulan Tiba oleh Ketua Bawaslu Maluku, Astuty Usman  ,S,Ag MH didampingi Bupati Buru Ramli Umasugi. Pembukaan SKPP yang diadakan Bawaslu diakhiri dengan Pembacaan Doa…

Maluku(pulau buru)

D2w.