Suararepublik.news – Demi kepentingan acara Rapat Anggota Tahunan ( RAT ) KPRI “KOKARPEN” yang diadakan di tempat wisata agro kahyangan (05/02/2020) semua Sekolah Dasar wilayah UPTD Pagerwojo diliburkan.

Beberapa warga disekitar lingkungkan sekolah guru membenarkan hal tersebut.”Ada kepentingan seperti apa sekolah diliburkan kurang begitu jelas,untuk lebih jelasnya bisa ke agro kahyangan”ujar warga yang enggan disebutkan namanya.

Ketika hal tersebut dinyatakan kebenarannya disana nampak  beberapa guru yang sedang berdendang dalam acara tersebut.Beberapa guru yang berpapasan di depan pintu masuk Wisata Agro Kahyangan dengan tergesa-gesa meninggalkan acara tersebut ketika mengetahui kedatangan pihak pewarta,bahkan mereka sempat memberi pernyataan yang terkesan menutupi kenyataan yang sebenarnya.”Sekolah tidak libur,tetap masuk “ujar guru tersebut sambil menaiki kendaraanya dan meninggalkan acara tersebut.

Banu selaku plt upt pendidikan pagerwojo dan kepala upt pendidikan kedungwaru ketika ditemui diruangannya di upt kedungwaru selepas acara tersebut menjelaskan..”Acara tersebut adalah rapat anggota tahunan yang dihadiri oleh semua anggota yang tergabung di koperasi,plt kadin pendidikan,camat,serta tamu undangan lainnya dan sudah merupakan tradisi,apalagi acara seperti ini juga ada di wilayah sumbergempol dan sendang.Sehingga sebanyak 22 sekolah dasar diwilayah pagerwojo diliburkan untuk belajar sendiri dirumah,hal tersebut sudah berdasarkan rekomendasi dari plt kadin pendidikan karena acara tersebut dimulai pukul 07.00 sampai selesai”jelas banu.

“Untuk absensi kehadiran tenaga pengajar disana tetap dianggap masuk”jawab banu ketika ditanya perihal absensi guru ketika proses belajar mengajar sengaja diliburkan karena hal tersebut tidak ada dalam agenda pendidikan.

Bahkan banu enggan menjelaskan secara jelas alasan kenapa acara tersebut tidak dilakukan diluar jam belajar mengajar sehingga tidak harus mengorbankan hak siswa untuk memperoleh pendidikan.”Tidak usah dibuat rame sebentar lagi saya pensiun”kata banu

Berdasarkan pernyataan banu terkait surat rekomendasi yang dikeluarkan oleh dinas pendidikan,yoyok panggilan akrab plt kadin pendidikan menjelaskan melalui telepon seluler.”Kenapa dipermasalahkan ?Apalagi acara tersebut hanya sekali dalam satu tahun,untuk siswa sudah diberi arahan untuk belajar sendiri dirumah,kalaupun ada acara hiburan itu ya wajar saja(aku yo melu nyanyi)”ujar yoyok.

Salah satu Mantan Guru yang sudah  Pensiun di Tahun 2004 yang dulu pernah mengajar di tingkat sekolah dasar yang berada di Pagerwojo yang enggan disebut namanya menyesalkan adanya hal tersebut. “Liburkan siswa itu sangat disayangkan dan itu tidak benar seharusnya pentingkan dulu siswa untuk mengikuti belajar mengajar dan seharusnya acara begitu kalau bisa ya selesai jam belajar mengajar atau dihari libur”.(ok/lg/kbt)