Kinerja Kejaksaan Negeri Kota Tangerang terkait Dugaan Korupsi dipertanyakan banyak pihak dan masyarakat. Pasalnya sudah sering kali Laporan Pengaduan tidak ditindaklanjuti di kantor Pengacara Negara ini.

Menurut Ketua Perkumpulan (d/h LSM-red) Monitoring Pilar Bangsa, Gordon Sitinjak, pada Rabu (30/10) di Kantor Kajari Kota Tangerang menjelaskan, sudah hampir 40 hari Lapdu mereka belum direspon oleh pihak Kasi intel Kajari Kota Tangerang.
Gordon menyatakan, Lembaga ini pun pernah melaporkan Proyek Rehab Jalan Benteng Betawi ke Kejaksaan Negeri Tangerang Kota Tahun lalu.

Dan Kini, Gordon Sitinjak yang merupakan Ketua Perkumpulan Monitoring Pilar Bangsa, pada Rabu (30/10) Monitoring Pilar Bangsa mempertanyakan Lapdu No 36/S-MPB/X/2019, yang mereka layangkan pada 16 September lalu.

Lapdu tersebut merupakan Dugaan Penyimpangan Rehabilitasi Alun-alun Kota Tangerang dengan senilai Rp. 1093.767.000,- pada Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata pada 2018 lalu.

Namun sayang, Saimun Kasi intel Kejari Kota Tangerang tidak berada di tempat.

” Bapak lagi Sholat pak, ditunggu aja,” ujar salah seorang staf Kasi intel.

Namun, setelah ditunggu sekitar 3 jam, sang Kasi intel ternyata tidak berada di tempat.

“Kami pasti demo jika Laporan pengaduan kami tidak ditanggapi. Agar Jaksa Agung yang baru tahu Kinerja Kajari Kota Tangerang” ,Ungkap Gordon kepada beberapa Wartawan atas kekecewaan Laporan Pengaduannya ke Kejaksaan Negeri Kota tidak ditindaklanjuti.(Mar/Tim)