Buru, SuaraRepublik.News – Dandim 1506 Namlea Lekol Inf. Syarifudin Azis S.Ag,bersama wakapolres pulau buru Bachri Hehanussa.SE.M.SI saat membuka Acara Kemah Bakti Pemuda Kabupaten Buru. diruang Aula Kantor Makodim 1506 jalan Nametek Namlea, pada Senin 24/02/2020                                     

Kegiatan itu dihadiri oleh,wakapolres pulau buru  Bachri Hehanussa. SE., M.Si yang mewakili kapolres pulau buru. Pimpinan OPD Lingkup Pemda Buru, dan  para Undangan Lainnya serta Pers.             

Sambutan Dandim 1506 Namlea Letkol Infantri. Syarifudin Azis  dalam kesempatan itu menyampaikan kegiatan tahunan yang setiap tahun berubah-ubah lokasi kalau tahun kemarin kita buat di Desa lamahang tahun ini kita buka di Desa waikasar dan Alhamdulillah kegiatan tersebut kemarin sukses.

Tetapi keberhasilan kegiatan tersebut juga tidak lupa saya ucapkan rasa terimaksi  kepada kawan-kawan media karna kegiatan kita tidak ada artinya kalau tampa kerjasama yang baik dengan media yang ada di wilayah kita ini.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang mendalam terhadap generasi muda kita, terutama pelajar dan mahasiswa.

Karna yang kita tahu bahwa akhir akhir ini telah terjadi beberapa kejadian terhadap kaum pelajar suda di luar Abang batas dengan beredarnya Vidio mesum dan juga ada lagi kejadian pencabulan  terhadap anak di bawah umur yang masi duduk di kelas satu (1)SD.

Syarifudin  menyampaikan saya sempat di telepon Bupati Buru dan beliau menyampaikan rasa kesal dan kekecewaan terkait kejadian tersebut kata Bupati Buru kepada Dandim lewat via telepon selulernya bahwa saya ( red.Bupati Buru) sangat emosi dengan kejadian itu yang sudah mencoreng nama baik Daerah dan  generasi mudah kita di kabupaten ini. ungkap Dandim yang melanjutkan ucapan Bupati Buru via telepon selulernya.

Menurut  hemat Syarifudin, jangan kita menyalakan pihak sekolah orang tua juga kos-kosan yang mereka tempati.namun kesalahan itu ada pada kita semua

Ketika saya mendapat info saya merasa emosi saat mendapat berita pencabulan dari danramil waiyapo dan beliau menyampaikan terhadap danramil bahwa pelakunya di duga orang yang sering ke lokasi tersebut karena kenapa, ko dia bisa paham kalo disekitar tempat tersebut ada rumah kosong yang tidak dihuni di sekitar tempat itu..? jadi kemungkinan besar pelaku sering ke situ kita tidak bilang dia orang situ tapi dia sering ke situ, ungkapnya

“Dan kegiatan kita ini akan kita libatkan mahasiswa pemuda pemudi siswa siswi dari SMA sampi SMP  dan bagi yang pelajar kami akan surati kepada kepala dinas pendidikan kabupaten Buru agar bisa libatkan Ade Ade pelajar maksud kita generasi-generasi muda seperti ini yang harus kita cekoki dengan sosialisasi”yang bermanfaat terhadap mereka.

Kemudian untuk pemelihan tempat kegiatan kita suda koordinasi dengan pihak pemerintah Desa waekasar dan Desa ini merupakan desa yang memberikan reforsif dan memiliki kepedulian kegiatan  yang tinggi karna banyak lokasi untuk di buat kegiatan tetapi salah satu Desa yang respon paling cepat yaitu Desa waikasar.

Adapun kegiatan yang suda di rencanakan yaitu menertibkan kaum-kaum remaja yang sering nongkrong di malam hari sampai larut malam maka kami suda kerja sama dengan pihak polres supaya mereka yang di tangkap saat penertiban akan di bawah ke polres buru atau telepon orang tuanya untuk datang jemput anaknya sendirian 

Program ini sudah kami komunikasikan Sama pemerintah daerah supaya  kami melakukan tindakan Preventif berlakukan jam malam pada jam 10  malam mencegah tindakan kriminal pada Generasi Muda kita sehingga tidak akan terulang lagi atau mengurangi angka kenakalan remaja di kabupaten Buru. Tandas Dandim 1506 Namlea. 

Polres Pulau Buru, pada kesempatan yang sama disambut Wakapolres Pulau Buru Kompol Bachri Hehanussa menyampaikan bahwa kami pihak Kepolisian mapolres Pulau Buru sangat mendukung program Dandim 1506 Namlea terkait Kemah  Bakti Pemuda Tahun 2020, karna program (w)