Suararepublik.news, Jakarta – Kisah seorang Anak balita yang harus ditinggalkan Seorang nenek yang meninggal di rumah 4 hari dan membusuk baru diketahui Warga setempat.

Membawakan pengalaman Pelayanan bagi seorang Pendeta yang telah mengenal lama keluarga Omah atau Nenek yang meninggal.

Dipanggil Ibu Pdt Maritje Hatumena Gembala Jemaat di wilayah Tanjunģ Priuk memberi Penjelasan bagaimana sebelumnya mengenal Omah Jesen dan keluarganya. Waktu itu

” Saya di telpon oleh Rw setempat untuk datang ke rumah ada seorang Nenek yang meninggal, tinggal hanya bersama cucunya yang bernama Jesen berumur 3 tahun. 8 bulan lalu mamanya meninggal karna sakit dan sempat tinggal di Inggris Dan mempunyai anak kembali tinggal di Indonesia. Di rumah itu tinggal Omah Jason, mama jesen, dan jesen.

Lalu omah itu meninggal 4 hari, membusuk sedangkan jesen yang berumur 3 tahun tidak berpakaian sehelaipun tetap dalam pemeliharaan Tuhan, Ujar Pdt Maritje Hatumena.

Adapun Keberadaan Omah tersebut sebelum meninggal harus ditinggalkan suami terkasih beberapa tahun lalu.

Tinggallah mereka bersama Mama Jesen yang meninggal lebih dahulu, Omah Jesen yang meninggal bersama Jesen di rumah itu.

Keluarga ini bukan Jemaat saya tapi karna saya ingin melayani saya harus melihat Jesen, yang sebelumnya keluarga ini sering minta bantuan kepada saya. Saya mandikan Jesen karna sudah sangat kotor dan bau akhirnya bersih dan dibawa ke Puskesmas Kelapa Gading.

Dan sekarang Jesen tinggal bérsama  Tantenya, Ibu Flow, Tambah Pdt Maritje Hatumena.

Sudah lama saya melayani keluarga Omah ini. saya liat Jesen dan panggil Jesen untuk dimandikan. Dan Jesen mau dimandikan setelah dimandikan dibawa ke Puskesmas diberi Obat dan makanan, Ujar Pdt Maritje Hatumena,

Minggu, 3/10/2021.

(Margareth)