Suara republik.news – Pembagian Bantuan bagi masyarakat Kabupaten Karimun Propinsi Kepulauan Riau yang terdampak Covid-19 yang di canangkan Pemerintah Pusat baik dari Pusat turun ke Daerah dan dari Propinsi ke Daerah sebagian masyarakat Kabupaten Karimun banyak yang tidak mendapatkan bantuan.

R. Nurul Fahlevi salah satu Ketua Pemuda Perahan Wonosari Asri I RT 01/ RW 02 Kelurahan Sungai Pasir Kecamatan Meral menjelaskan permasalahan pembagian bagi masyarakat terdampak Covid-19 banyak warga sekitar perumahan yang tidak tersalurkan bantuan tersebut hanya mendengar saja soal bantuan tersebut,”ungkap Ketua Pemuda kepada wartawan, Rabu (3/6/20).

Lanjutnya, saya selaku Ketua Pemuda, masyarakat yang tinggal di perumahan ini bisa mendapatkan bantuan, karena di perumahan ini ada sekitar 60 KK yang telah tinggal tetap diperumahan ini. Sebab setahu saya sejak ada bantuan dari Daerah dan Propinsi RT tidak ada turun keperumahan, kita tahu dari Daerah ada memberikan setiap RT dapat bantuan 40 paket, pembagian tersebut di bagikan untuk  yang sangat membutuhkan. Namun yang kita tahu dari propinsi akan mendapatkan bantuan dan bantuan tersebut akan dibagi merata buat masyarakat yang terdampak Covid-19, tapi sampai bantuan dari propinsi tersalurkan di Daerah di perumahan Wonosari Asri tetap juga tidak tersentuh dan terdata,”tutur Fahlevi.

Kita maklum, mana tahu dengan wilayah RT tesebut luas, apakah RT tidak tahu lokasi sini, sehingga di perumahan ini tidak terdata dan terjangkau. Kita berharap di kedepannya pihak RT bisa lah mengecek kelokasi perumahan turun untuk mendata warga perumahan ini, supaya di kedepannya bila ada bantuan dari Pusat, Propinsi dan Daerah warga perumahan ini bisa dapat merasakan bantuan yang terkucur dikedepannya.

Tambahnya, sebaiknya kedepannya harus di data ulang lagi, sehingga perumahan tersebut akan tersentuh dan terdata dari pihak instansi terkait. Sehingga kedepannya bila ada bantuan warga yang betul-betul membutuhkan akan dapat bantuan, karena di perumahan ini  ada juga yang berstatus janda, ya, namanya subsidi berarti ekonominya dibawah dan ada juga diatas,”jelas Ketua Pemuda.

Saya meminta kedepannya Pemerintah Daerah dan Kepala Dinas Sosial bisa mendata ulang lagi dari Tim yang di bentuk oleh instansi terkait supaya bantuan itu tepat sasaran bagi warga yang betul membutuhkan, kalau wilayah lingkungan RT setempat begitu besar jumlah warganya kami berharap sangat bisa di pecahkan lagi membuat RT baru untuk wilayah perumahan ini karena disini sudah banyak perumahan sehingga akan bertambah banyak bila masuk RT 01/ RW 02.

Warga  perumahan ini, ada juga yang sudah mengurus surat pindah namun karena rumah RT nya tidak tahu makanya mereka malas mengurusnya dan ada warga yang tidak tahu sama sekali prosedur buat ngurus surat pindah. Makanya dari pihak RT harus mendata mengecek keperumahan supaya tahu dan tersentuh bantuan kesepannya”pinta Fahlevi

“Berharap juga, untuk kedepannya perumahan Wonosari Asri I ini bisa tersentuh bantuan seperti PKH, BLT, BST dan lain sebagainya bagi orang yang layak mendapatkan”

Ini kita lakukan untuk kebaikan bersama, supaya Dinas Sosial bisa mendata ulang  warga di setiap RT yang ada bisa jadi pedoman untuk laporan kepihak Kelurahan. Dan masyarakat yang mau ngurus berbagai surat biar tahu dan mudah kedepannya siapa RTnya,”tutup Ketua Pemuda. Red