Inilah rumah Manaek Lbn.Gaol yang disewakan kepada Jhonson Sihombing yang ludes  Terbakar5/12/’19( dok: Dairi News)

Jakarta, September 2020,Suara Republik News. Sebagai seorang putra Daerah  yang sejak  tahun 1969  meninggalkan Kampung halaman untuk mengadu nasib ke rantau orang nun jauh disana,    merasa prihatin  mendengar  beberapa masalah dikapungnya. antara lain :pertama, “Rumah tinggal Manaek Lumban Gaol ( 44 Tahun ),habis terbakar pada Kamis siang” (05/12/2019).

Dilansir dari Dairinews.co dari Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD). Rumah  tersebut berukuran 4 x 6 meter berdinding kayu yang disewakan  kepada  keluarga  Jonson Sihombing. Dari keterangan yang berhasil dikumpulkan oleh Kanit Resum  Polsek Tigalingga, Aiptu Bela Sembiring  dari para saksi didapat keterangan  bahwa api diduga berasal dari tungku yang belum padam benar.  

Saat itu  mereka mau menghadiri pesta pernikahan di desa tersebut.  Karena itu sebelum berangkat mengosongkan/ meninggqlkan  rumah periksa terlebih dahulu (pintu,jendela mapun dapur dan tungku-red).

)

keprihatinan kedua: “Kasus penganiayaan terjadi terhadap Ipan Situmorang di warung tuak LS (52 )” di Kilometer 6 Desa Sungai Raya Kecamatan Siempat Nempu Hulu Kabupaten Dairi Sumatera Utara, Jumat (20/12/2019) sekitar pukul 23.30 Wib.

Demikian dilansir dari Dairinews.co-Sidikalang . Akibatnya dari penganiayaan tersebut,  Ipan Situmorang mengalami luka serius di bagian perut. Ususnya muncrat ditikam pakai pisau belati. Korban dilarikan ke RSU Sidikalang guna mendapatkan pertolongan. Tersangka adalah LS yang juga pemilik warung, ujar Donni. Begitulah penjelasan Kapolres AKBP Leonardo Simatupang melalui Kasubag Humas, Ipda Donni Saleh, Minggu (22/12/2019). Dijelaskqn kan, bahwa  malam itu Ipan dan 7 temannya yakni  Belson Pangaribuan,  Dandy Prayoga Indo,  Sagala, Giat Sitorus, Elisa Sitorus, Tipen Hasibuan dan Dani Manalu mendatangi lapo LS.( ring-o)

 kasat reskrim Polres Dairi  Polda Sumut IPtu Rudianto Silalahi dan Kanit Resum Ipda Sumitro Manurung  mengamankan

 LS terkait penusukan IPan Situmorang( 21/12/’19/ DOK : Dairi News.)

Kasat Reskrim Polres Dairi Polda Sumut Iptu Rudianto Silalahi dan Kanit Resum Ipda Sumitro Manurung akhirnya mengamankan LS pemilik warung tuak terkait kasus penikaman di Kilometer 6 Desa Sungai Raya Kecamatan Siempat Nempu Hulu, Sabtu (21/12/2019).

Keprihatinan ketiga : Terjadi pembacokan terhadap Kioko Situmorang  hingga tewas. Mayatnya Ditemukan di Tepi Jalan Silumboyah, 

Kioko Situmorang (31)  penduduk Kilometer 11 Desa Slumboyah Kecamatan Siempat Nempu Hulu Kabupaten Dairi Sumatera Utara ditemukan tergeletak meninggal sangat mengenaskan, Rabu (1601/2019) sekitar pukul  07.00 Wib. Jasadnya tergeletak di tepi jalan, tak jauh dari rumah tinggalnya.

Peristiwa itu sungguh  menggegerkan  masyarakat hingga segera menuju lokasi. Kabar tersebut juga segera dilapor ke Polsek Tigalingga dan Polres Dairi dikuti kehadiran personel. Belum ada informasi detail termasuk kronologis dugaan   sadisme dimaksud. Konfirmasi dari kepolisian,  barang bukti berupa sandal warna coklat dan uang Rp225 ribu telah diamankan. Petugas sudah meminta keterangan saksi Ormina boru Sitanggang (57) dan  Santa boru Silaban (25).mayatnya dibawa ke RSU Bhayangkara Medan untuk di autopsi. Dilansir dari Dairi News .co, korban dalam posisi terlentang memakai  celana jeans biru dan kaos warna hitam. Dia mengalami luka mirip bacokan di bagian kepala dan dekat pelipis kiri. 

Tim Polres Dairi  melakukan olah TKP, terkait temuan mayat Kioko Situmorang .diduga

korban tusukan  di tepi jalan km.11 desa Silumboyah Kecamatan Siempat Nempu Hulu,

Rabu (dok: Dairi News)

Bila diamati dengan cermat, bagian dagu juga ada bekas tusukan. Luka itu menganga sekitar 1 hingga 3 sentimeter. Mayat ditemukan di dekat rumahnya, kata Delon Sinaga, mengaku sedang berada di lokasi, Rabu malam. Sehari-hari, Situmorang bekerja sebagai sopir. Di rumah itu, korban tidur bersama ibunya, boru Sitanggang. Kalau ada orang memberi  mobil buat cari nafkah, untuk  dikemudikannya guna mencari nafkah.( ring-o)