Buru.SuaraRepublik.News -Kepolisiaan Resort (Polres) Buru canangkan pembangunan zona integritas menuju wilayah bebas Korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih dan melayani (WBBM).

Pencanangan itu dilakukan dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui pelayanan yang professional, bersih, bebas dari pungutan liar (pungli).

Komiten pencanangan pembangunan zona integritas tersebut ditandai dengan penandatanganan pakta integritas oleh Kapolres Buru, AKBP. Egia Febri Kusumawiatmaja, S.I.K.,M.I.K bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Kabupaten Buru, yang dirangkaikan dengan pembacaan ikrar deklarasi yang dipimpin Kapolres Buru.

Kapolres Buru, AKBP. Egia Febri Kusumawiatmaja, S.I.K.,M.I.K dalam sambutannya mengatakan bahwa mulai hari ini pihaknya mulai mencanangkan wilayah bebas korupsi dan wilayah birokrasi bersih melayani di Polres Buru Polda Maluku.

“ZI, WBK dan WBBM bukanlah hal baru tetapi adalah hal lama yang harus diingatkan kembali, sebagai aparatur negara serta sebagai pelayan masyarakat.” Ucap Kapolres Buru

Tak hanya itu, dengan dilibatkanya Forkompinda, itu bukan sekadar saksi, tetapi merupakan mitra Polri dalam mendidik masyarakat, dalam menekan budaya KKN sebagai bentuk sinergitras antar instansi.

Menurut orang nomor satu Polri di Kepolisian Resort Buru ini dengan dilakukannya penandatanganan pakta integritas ini, sesuai dengan Program Reformasi Birokrasi Polri, sebagai wujud keseriusan dalam mewujudkan pelayanan publik yang terbaik kepada masyarakat.

Kapolres Buru juga menyampaikan, untuk mewujudkan pembangunan zona wilayah birokrasi bersih dan melayani merupakan hal yang tidak mudah dan sulit, namun juga merupakan hal yang tidak mustahil akan bisa dicapai apabila seluruh pihak memiliki tekad dan kemauan kuat, untuk mewujudkan hal tersebut.

Lulusan Akademi Kepolisian tahun 2002 ini mengatakan Pencanangan zona integritas wilayah bebas dari korupsi akan terwujud apabila aparatur negara memiliki sikap mental terpuji, bersih dan melayani yang  ditunjukan dengan perilaku yang menunjang seperti kerja dengan tulus, ikhlas dan cerdas.

Mengutamakan kepentingan masyarakat , menampilkan keteladanan sehingga penetapan  zona integritas tidak hanya sebatas slogan saja.

Bupati Buru melalui Asisten III, mengapresiasi dan mendukung apa yang dicanangkan oleh Polres Buru  guna mendukung daerah Kabupaten Buru bebas dari KKN (Korupsi, Kolusi, Nepotisme). “Pemerintah berharap seluruh elemen masyarakat dapat membantu mengawasi pelaksanaan Zona Integritas,  sehingga Polres Buru benar-benar bisa melayani masyarakat secara profesional, modern, dan” terangnya di Aula Endra Dharma Laksana

Ia mengajak semua pihak untuk bersinergi dalam melaksanakan tugas untuk mewujudkan pembangunan zona integritas menujun wilayah bebas dari korupsi dan wilayah birokrasi bersih dan melayani.

Laporan (Idris Wael) Maluku