Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2020 di kompleks kantor pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Sabtu 8/2

Jakara, Februari 2021, Suara Republik News. Istilah “pers” berasal dari bahasa Belanda, yang dalam bahasa Inggris berarti press. Secara harfiah pers berarti cetak dan secara maknawiah berarti penyiaran secara tercetak atau publikasi secara dicetak (printed publication). Dalam perkembangannya pers mempunyai dua pengertian, yakni pers dalam pengertian luas dan pers dalam pengertian sempit. Dalam pengertian luas, pers mencakup semua media komunikasi massa, seperti radio, televisi, dan film yang berfungsi memancarkan/ menyebarkan informasi, berita, gagasan, pikiran, atau perasaan seseorang atau sekelompok orang kepada orang lain. Pers adalah kegiatan yang berhubungan dengan media dan masyarkat luas. Kegiatan tersebut mengacu pada kegiatan jurnalistik yang sifatnya mencari, menggali, mengumpulkan, mengolah materi, dan menerbitkanya berdasarkan sumber-sumber yang terpercaya dan valid.

seorang pakar komunikasi bernama Oemar Senoaji  membagi pengertian pers didalam arti sempit dan juga pengertian pers didalam arti luas,dilansir dari, guru Pendidikan.com, menurut Oemar Senoaji pengertian pers dalam arti sempit ialah penyiaran-penyiaran pikiran, gagasan, atau juga berita-berita dengan kata bertulis, sedangkan pengertian pers didalam arti luas ialah memasukkan didalamnya sebuah media massa communications yang memancarkan suatu pikiran dan juga perasaan orang baik dengan kata yang tertulis ataupun dengan secara lisan.

Seiring berjalannya waktu, masih ada saja oknum dan pejabat publik yang alergi dengan wartawan/   Jurnalis atau pers dalam menjalankan tugas control sosialnya bahkan hingga tidak jarang  membuly para wartawan. Padahal menurut Permendagri Nomor 44 Tahun 2009, Pers adalah mitra kerja Pemerintah.

Pers merupakan Pilar Demokrasai Indonesia yang ke lima, sesudah, UUD 45, Pancasila, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika dan kelima Pers Nasional. Pengertian pers menurut UUD No. 40 Tahun 1999 yang berbunyi ialah bahwa pengertian pers ialah suatu lembaga sosial ataupun wahana komunikasi massa yang melaksanakan suatu kegiatan jurnalistik yang meliputi, mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan juga menyampaikan suatu informasi baik itu dalam bentuk tulisan, suara, gambar, suara dan juga gambar serta data serta grafik ataupun dalam bentuk lainnya dengan cara menggunakan media cetak atau juga media elektronik, dan juga segala jenis saluran yang tersedia.

Lalu kemudian kenapa Hari Pers Nasional ( HPN ) diperingati setiap tanggal 9 Februari ?

Didasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 5 tahun 1985. Keputusan Presiden Soeharto pada 23 Januari 1985 itu menyebutkan bahwa pers nasional Indonesia mempunyai sejarah perjuangan dan peranan penting dalam melaksanakan pembangunan sebagai pengamalan Pancasila. Akan tetapi, sebelum keputusan itu, HPN telah digodok sebagai salah satu butir keputusan Kongres ke-28 Persatuan Wartawan (PWI) di Padang, Sumatera Barat, pada 1978. Kesepakatan tersebut, tak terlepas dari kehendak masyarakat pers untuk menetapkan satu hari bersejarah untuk memperingati peran dan keberadaan pers secara nasional. Pada sidang ke-21 Dewan Pers di Bandung tanggal 19 Februari 1981, kehendak tersebut disetujui oleh Dewan Pers untuk kemudian disampaikan kepada pemerintah sekaligus menetapkan penyelenggaraan Hari Pers Nasional. Lebih jauh, HPN tidak bisa dilepaskan dari fakta sejarah mengenai peran penting wartawan sebagai aktivis pers dan aktivis politik. Sebagai aktivis perswartawan bertugas dalam pemberitaan dan penerangan guna membangkitkan kesadaran nasional serta sebagai aktivis politik yang menyulut perlawanan rakyat terhadap kemerdekaan. Peran ganda tersebut tetap dilakukan wartawan hingga setelah proklamasi kemerdekaan, 17 Agustus 1945. Bahkan, pers kemudian mempunyai peran strategis dalam mewujudkan cita-cita kemerdekaan. Pada 1946, aspirasi perjuangan wartawan dan pers Indonesia kemudian beroleh wadah dan wahana yang berlingkup nasional pada 9 Februari 1946 dengan terbentuknya organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Lahirnya PWI di tengah situasi awal Kwmerdkaan.

Hari Peingatan HPN  9 Februari 2020 dihadiri oleh Presiden Jokowi.

Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) digelar di kompleks kantor pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Sabtu pagi (8/2). Presiden Joko Widodo (Jokowi) turut hadir memeriahkan peringatan HPN tersebut.Betapa pentingnya Pers Nasional , seorang kepala negara Presiden Jokowi menyempatkan diri hadir dalam peringatan HPN 9 Februari 2020, yang mempunyai agenda  menuju Canberra Australia saya membelokkan perjalanan ke Banjarmasin kata Jokowi Sekali lagi ini demi HPN,” ucapnya. Dalam HPN itu Presiden Jokowi didampingi oleh Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, Ketua DPR Puan Maharani, Ketua MPR Bambang Soesatyo, Ketua Dewan Pers M. Nuh. Tema acara HPN tahun ini adalah “Pers Menggelorakan Kalimantan Selatan Sebagai Gerbang Ibu Kota Negara”. Dalam sambutannya, Jokowi menegaskan pers menjadi temannya sehari-hari, dirinya mengaku menyempatkan diri menghadiri peringatan HPN 2020 di tengah kesibukannya.

Hari Pers Nasional ke 75 tahun diperingati dengan penanaman Pohon , Kamis  4 Februari 2021

Peringatan Hari Pers Nasional  (HPN) yang diperingati setiap tanggal 9 Februari, diperingati secara sederhana. Pemerintah Kota Tanjungpinang bekerja sama dengan Insan Pers (Media) melakukan pembahasan terkait pelaksanaan kegiatan  penanaman pohon dalam rangka peringatan Hari Pers Nasional. Pembahasan dilaksanakan di Ruang Rapat Raja Haji Fisabilillah Kantor Walikota Tanjungpinang. Kamis, (4/2)    Rapat yang dipimpin oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Drs. H. Thamrin Dahlan, MT menyambut baik atas rencana pelaksanaan penanaman pohon dalam rangka memperingati hari Pers Nasional di Tahun 2021.

“Pada dasarnya, apa yang sudah disampaikan oleh Walikota Tanjungpinang kepada saya, bahwa Pemerintah sangat mendukung atas rencana teman teman dari Media, untuk melaksanakan peringatan Hari Pers Nasional ini dengan melakukan penanaman pohon. Dan sesuai kesepakatan bersama, lokasi penanaman pohon akan dilakukan di Kawasan Qur’an Centre Kota Tanjungpinang di Seiladi Kelurahan Kampung Bugis,” Ujar Thamrin Dahlan.( ring-o)  

penanaman pohon dalam rangka memperingati hari Pers Nasional di Tahun 2021