Jakarta, Suararepublik.news – Agustus 2020, Suara Republik News (SRN), Menanggapi Surat Suara Republik News Biro Jakarta Timur Nomor, 94/SRN/konf/VIII/2020       tertanggal 10 Agustus 2020, perihal ditutupnya kantor Sudin Lingkungan Hidup Jakarta Timur selama 6 hari hari, karena  ada sepuluh orang Pegawainya Positif  terpapar Covid-19.

Berdasarkan  hasil pemeriksaan Puskesmas Kecamatan Makasar tanggal 24 Juli 2020 serta berdasarkan  hasil pemeriksaan Laboratorium , kesepuluh pegawai tersebut dinyatakan  sembuh.

Namun dari lima point yang dimintakan konfirmasi Suara Republik News Biro Jakarta Timur ke Kasudin , hanya dua yang dijawab.Sebenarnya wartawan SRN ini ingin audiensi langsung dengan Kasudinnya, tetapi alasannya “masih  disusun tim saya  (melalui WA-red), Ketika jurnalis media ini, datang ke kantornya, Satpam bilang lagi rapat  diluar , gak tau rapat diluar mana.

Hal yang belum terkonfirmasi dan ingin ditanyakan langsung kepada Kasudin, adalah, Mohon diberikan nama-nama  dan alamat mereka yag positif Covd-19 dan Dimana mereka terpapar covid-19? guna pemantauan lebih lanjut Serta biaya yang dikeluarkan  untuk Rapid tes maupun swab PCR, meskipun mungkin biaya tersebut ditanggung Pemerintah,tentu ada nominalnya.

Karena belum tuntas direspon. Jurnalis SRN ini besoknya(26/8/20) langsung turun ke Puskesmas Kecamatan Makasar bertemu dengan Budi Satpam Puskesmas, Setelah di kontak keatas ( Bagian Rapid dan Swab tesnya-red)ternyata mereka ada rapat katanya di sudin Kesehatan Jakarta Timur,besoklah dikirim ujarnya. Akhirnya jurnalis ini meninggalkan nomor HP agar bisa mengirim data -data yang terpapar covid-19 tersebut, guna pemantauan lebih lanjut,Setelah dinyatakan sembuh. Karena tidak tertutup Kemungkinan tetangganya atau bahkan dia sendiri bisa kambuh lagi.  Sayangnya ditunggu sampai Kamis tidak ada kabar, Jumat 28/8/2020 Wartawan SRN ini mendatangi Puskesmas Kecamatan Makasar, dan mendapat keterangan dari Satpam  Lubis, berjanji akan menghubungi bagian yang mengurusi Swab dan Rapid Tes  ke 10 orang Pegawi  Sudin LH Jakarta Timur tersebut. jawabannya “semua data yang diSwab  sudah ditangan Kasudinnya, (jadi minta ke Kasudin LH nya aja pak-red). Hingga berita ini diturukan tidak ada jawaban yang dikirim. ( ring-o)