Nias Selatan – Suararepublik News Kebakaran yang kembali melanda kapal PT. Maju Setia Abadi yang terjadi pada jam subuh sekitar pukul 01.30 Wib di perairan Samudra Hindia pada Rabu, 08/09/2021.

Menurut informasi yang didapat dari satuan penyelamat Basarnas Nias melalui Kepala Kantor SAR Nias M.Agus Wibisono melalui Humas Asanimu Waruwu yang dikonfirmasi pada Jumat 10/09/2021 menyatakan bahwa PT.Maju Setia Abadi awalnya berangkat dari Cilacap Jawa Tengah pada Maret 2021 untuk mencari ikan namun dalam perjalanan mengalami kebakaran saat berada di perairan Samudra Hindia.Lanjutnya mengatakan bahwa 35 awak PT. Maju Setia Abadi dievakuasi oleh petugas dari kapal penyelamat berbendera Norwegia MV Felicia, saat  melewati perairan tersebut dan langsung melakukan penyelamatan terutama pada penumpang kapal yang ada di kapal dan juga yang sudah ada dilaut.Dia mengatakan berkat kesiap-siagaan dari Kapal MB Felicia yang berbendera Norwegia sempat melakukan penyelamatan pada kapal yang terbakar di Samudra Hindia dan juga kapal penyelamat langsung kontak dengan Basarnas.

Tambahnya lagi mengatakan bahwa penumpang kapal KM Setia Abadi 2 seluruhnya berjumlah 39 orang dan 35 orang yang sudah diselamatkan oleh kru MV Felicia, dan sisanya 4 orang lainnya belum ditemukan hingga saat ini.

Saat kapal terbakar, maka para penumpang kapal langsung melompat ke laut untuk menyelamatkan diri dan sebagian dari mereka di selamatkan oleh kru kapal MV Felicia.iSaat ini para penumpang kapal yang selamat sudah berada di Markas Komando Angkatan Laut yang ada di Nias Selatan untuk dilakukan perawatan lebih lanjut sambil menunggu pemulangan mereka ke tempat mereka sebelumnya, Tandas Asanimu.Sesuai dengan data yang diperoleh dari Basarnas Nias, penumpang kapal PT. Maju Setia Abadi yang sudah diselamatkan yakni Kapten Kapal Sahrijal serta kru Isnan Bahtiar, Gunawan Sahputra, Dede Suryana, Teja Sumbado, Ali Sofyan, Agus Salim, Atap Sugiarta, Bagus Permadi, Azwar, dan Dedi.Penumpang kapal yang lain yang berhasil dievakuasi adalah Hariono, Yamin, Yongki Purnomo, Yansen, Otto Tri Isak, Putra Yadi, Alamsya, Rasidin, Mariono, Deni Syaputra, DTM Sulaiman, M. Ali, Roni Gultom, Subandi, Eko Santoso, Marhan, Judi Suharyanto, Ilyas, Sangkot Sirait, Candra Siahan, Musliadi Hasibuan, Malin Haranap, Adal, dan Hendra.Empat penumpang kapal yang masih belum ditemukan meliputi Gunawan (20), Topik (32), Opik (35), dan Rahmat (65).

Sebelumnya, sesaat setelah kejadian terjadi Danlanal Nias Selatan, Kolonel Laut (p) Antonius Hendro prosetyo, Dandim 0213 Nias, Letkol INF MATTKY jaya Perangi-Angin, dan Wakil Bupati Nias Selatan, Firman Giawa, SH,MH, dan Kapolres Nias Selatan, AKBP Rewnaro Habonaran Nainggolan, SH,Sik,MM turut serta dalam melakukan penyelamatan para penumpang kapal termasuk yang masih belum ditemukan.

(Y.Gea)