Nias Selatan, suararepublik.news – Kepala bidang penataan dan pemberdayaan Kanwil BPN Provinsi Sumatera Utara Mengunjungi Nias Selatan sekira pukul 14:00 wib dalam hal menyelenggarakan sosialisasi program strategis serta mendukung program Kementerian ART/BPN, dan sekaligus pemberian sertifikat tanah kepada masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kabupaten Nias Selatan, Kecamatan, Fanayama, di Desa Bawomataluo, Selasa 14/09/2021.

Adapun yang hadir pada saat itu: Kanwil BPN Provinsi Sumatera Utara Beserta rombongan, Bupati Nias Selatan Dr, Hilarius Duha, Kepala BPN Nias, Kepala BPN Nias Selatan, Camat Fanayama, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, Pemuda dan Masyarakat setempat.

Dalam hal ini kepala Desa Bawomataluo Teruna Wau menyambut baik dan turut senang kedatangan Kanwil BPN Provinsi Sumatera Utara beserta rombongan, untuk dijadikan Desa Bawomataluo sebagai tempat penyerahan sertifikat khususnya di kabupaten Nias Selatan, ucap kades.

Dengan demikian, Pak Kades Bawomataluo langsung menyampaikan keluhan dan harapan-harapan masyarakat khususnya desa Bawomataluo.

“Ia pun menyampaikan untuk sertifikat, desa Bawomataluo menyusulkan 800 sertifikat namun yang telah  terealisasi 168 sertifikat”, adapun  alasan tersebut di sebabkan karena wilayah Bawomataluo adalah masih termasuk wilayah kehutanan, menurut versi dinas terkait, kata kades.

Dalam pelaksanaan kegiatan sosialisasi Program strategis dan sekaligus penyerahan sertifikat, pihaknya tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) guna menghindari penyebaran Covid-19. Dalam kesempatan itu, pihaknya menyerahkan sertifikat secara simbolis kepada 15 orang perwakilan masyarakat desa Bawomataluo.

Penyerahan sertifikat oleh Bapak kanwil provinsi Sumatera Utara dan  didampingi oleh Bupati Nias Selatan Dr.Hilarius Duha, kepala BPN Nias Selatan, untuk kepada 15 orang penerima, yang mewakili masyarakat setempat atau secara simbolis.

Kanwil provinsi Sumatera Utara menuturkan agar untuk penerima sertifikat tanah harus dijaga dan dirawat sertifikat tanahnya  supaya dapat menghasilkan,  dengan cara memanfaatkan sertifikat dan tanahnya, ucap kanwil Provinsi.

Ia menyampaikan dengan adanya  program strategis nasional ini dapat memicu semangat masyarakat dalam memanfaatkan tanahnya, sertifikat tersebut juga dapat dijadikan sebagai jaminan kredit ke lembaga keuangan dalam mendapatkan pembiayaan atau modal untuk berwirausaha. Untuk itu pihaknya Kanwil BPN Provinsi target program tersebut sampai Tahun 2024 nantinya, agar seluruh masyarakat dapat tersertifikasi tanahnya, tuturnya.(Ed)